Rokan Hilir, Riau // mabestv.com — Kondisi bangunan SMPN 5 Tanah Putih di wilayah Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, menuai sorotan tajam. Saat tim awak media turun langsung ke lokasi, terlihat sejumlah kerusakan serius yang dinilai dapat mengancam keselamatan siswa maupun tenaga pendidik. 28/04/2026
Berdasarkan hasil dokumentasi kontrol sosial yang diterima pimpinan redaksi pada Selasa (28/04/2026), tampak plafon ruang kelas jebol di beberapa titik, kayu penyangga lapuk, atap seng rapuh, serta dinding bangunan mulai mengelupas. Ironisnya, sebagian ruang belajar tersebut masih tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran besar dari masyarakat. Sekolah yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman untuk menuntut ilmu justru berubah menjadi bangunan rawan kecelakaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat tim media yang dipimpin Mariana br Sinurat bersama rekan mendatangi sekolah, pihak kepala sekolah tidak berada di tempat. Akibatnya, upaya konfirmasi terkait penggunaan Dana BOS Tahap I Tahun 2026 belum dapat dilakukan.
Selain itu, tim juga menilai keterbukaan informasi publik di lingkungan sekolah masih minim. Tidak terlihat papan informasi rinci mengenai realisasi penggunaan Dana BOS sebagaimana diamanatkan dalam regulasi pemerintah terkait transparansi anggaran pendidikan.
“Ini bukan sekadar soal fasilitas, tapi menyangkut keselamatan anak-anak. Kalau plafon roboh saat jam belajar, siapa yang bertanggung jawab?” ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Kondisi SMPN 5 Tanah Putih juga dinilai mencerminkan masih adanya ketimpangan pembangunan sektor pendidikan, khususnya di daerah pelosok. Di tengah gencarnya program peningkatan mutu pendidikan nasional, masih ditemukan sekolah yang harus bertahan dengan sarana rusak dan jauh dari standar kelayakan.
Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir dan pemerintah provinsi segera turun tangan melakukan peninjauan langsung serta mengalokasikan anggaran rehabilitasi total. Mereka meminta jangan sampai menunggu jatuhnya korban jiwa baru tindakan dilakukan.
Pendidikan merupakan investasi masa depan bangsa. Karena itu, negara wajib hadir memastikan setiap anak Indonesia dapat belajar di ruang kelas yang layak, aman, dan bermartabat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 5 Tanah Putih maupun instansi terkait belum memberikan penjelasan resmi mengenai penggunaan Dana BOS Tahun 2026 serta rencana perbaikan gedung sekolah tersebut. mabestv.com akan terus mengawal persoalan ini demi terwujudnya pendidikan yang bersih, transparan, dan berkualitas.
Penulis : Mariana sari br. Sinurat
Editor : Redaksi














