Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Selatan // mabestv.com — Mandeknya penanganan laporan masyarakat di wilayah hukum Polsek Lolowau, Polres Nias Selatan, kembali menuai sorotan tajam dari publik. Hampir satu tahun sejak laporan resmi disampaikan warga, hingga kini perkara tersebut disebut belum menunjukkan perkembangan maupun kepastian hukum yang jelas. (09/05/2026)

Pihak korban mengaku bahwa laporan yang telah diterima secara resmi melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) itu belum juga ditindaklanjuti hingga tahap P21 belum diterbitkan. Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani perkara yang dilaporkan warga.

Menurut pengakuan pelapor, selama kurun waktu hampir satu tahun berjalan, tidak ada penjelasan terbuka mengenai progres penyelidikan maupun penyidikan yang dilakukan pihak kepolisian. Situasi ini dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat dan memunculkan kesan bahwa perkara dibiarkan berjalan tanpa arah yang jelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lambannya penanganan laporan tersebut juga memicu kritik terhadap profesionalisme dan transparansi kinerja aparat di jajaran Polsek Lolowau serta Polres Nias Selatan. Sejumlah warga menilai, apabila laporan masyarakat yang telah tercatat resmi saja tidak kunjung mendapat kepastian, maka kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dapat semakin menurun.

Baca Juga:  Kapolrestabes Medan Turun Tangan, Samapta Disisir: Pelanggaran Ditemukan, Penindakan Ditegaskan

Awak media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Polres Nias Selatan guna memperoleh penjelasan terkait perkembangan perkara dimaksud. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi yang diberikan kepada publik.

Sikap bungkam aparat penegak hukum dinilai semakin memperkuat dugaan adanya pembiaran terhadap laporan warga yang seharusnya segera diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Publik pun mempertanyakan komitmen institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Sejumlah tokoh masyarakat mendesak Kapolres Nias Selatan, AKBP Ferry Mulyana Sunarya, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, hingga Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo untuk turun langsung mengevaluasi kinerja jajaran bawahannya, khususnya terkait penanganan laporan masyarakat yang dinilai berjalan lamban tanpa kepastian hukum.

Masyarakat berharap institusi kepolisian tidak menutup diri terhadap kritik dan segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik. Warga juga mendesak agar laporan tersebut segera diproses secara profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku agar tidak menimbulkan asumsi negatif di tengah masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polsek Lolowau maupun Polres Nias Selatan masih belum memberikan tanggapan resmi atas konfirmasi yang telah disampaikan awak media.

Penulis : Tim/red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan
Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi
KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Berita ini 68 kali dibaca
Mandeknya penanganan laporan warga di wilayah hukum Polsek Lolowau, Polres Nias Selatan, memicu kritik dan keresahan publik akibat tidak adanya kepastian hukum selama hampir satu tahun. Sikap bungkam aparat kepolisian dinilai memperkuat kesan lambannya penegakan hukum serta menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Warga dan tokoh masyarakat mendesak agar pihak kepolisian, mulai dari tingkat Polres hingga Mabes Polri, segera melakukan evaluasi serta menuntaskan laporan tersebut secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:40 WIB

Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam

Berita Terbaru