Gunungsitoli // mabestv.com — 04 mei 2026, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Gunungsitoli–Nias sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-X pada Minggu, 3 Mei 2026, di Aula Hotel Nias Palace. Forum strategis ini tidak sekadar menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga momentum konsolidasi arah perjuangan kader dalam menjawab tantangan pembangunan di wilayah kepulauan.
Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh kader aktif, anggota, serta alumni GMNI Gunungsitoli–Nias. Kehadiran lintas generasi ini memperlihatkan soliditas organisasi dalam menjaga kesinambungan ideologi dan gerakan. Pembukaan Konfercab dilakukan secara resmi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP GMNI) yang diwakili oleh Joko Puryanto Mendrofa, Ketua DPP Bidang Pembangunan Desa dan Daerah Tertinggal.
Dalam sambutannya, Joko menegaskan bahwa GMNI harus tetap menjadi kekuatan ideologis sekaligus motor penggerak perubahan sosial, khususnya di daerah-daerah tertinggal seperti Kepulauan Nias. Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Konfercab ke-X ini mengangkat tema besar: “Berdikari (Berdiri di Atas Kaki Sendiri), Kedaulatan Pangan Menuju Kemandirian Kepulauan Nias 2026.” Tema tersebut dinilai relevan dengan kondisi riil masyarakat Nias yang masih menghadapi tantangan ketahanan pangan, distribusi logistik, serta ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Setelah pembukaan, forum dilanjutkan dengan sidang pleno yang berlangsung dinamis. Berbagai pandangan strategis mengemuka, mulai dari penguatan kaderisasi, peran GMNI dalam advokasi kebijakan publik, hingga kontribusi konkret dalam pembangunan desa. Puncak Konfercab ditandai dengan musyawarah pemilihan Ketua DPC GMNI periode 2026–2028.
Melalui proses demokratis, forum menetapkan One Putra Zega sebagai formatur tunggal sekaligus Ketua DPC GMNI Gunungsitoli–Nias terpilih. Mandat tersebut diharapkan mampu membawa organisasi lebih progresif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Terpilihnya kepemimpinan baru menjadi penanda bahwa GMNI Gunungsitoli–Nias siap melangkah lebih tegas, tidak hanya sebagai organisasi kader, tetapi juga sebagai kekuatan intelektual yang berkontribusi nyata dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan kemandirian daerah.
Penulis : Tim/red
Editor : Redaksi














