Jalan Berua–Meafu–Orahili Belum Tuntas, ELDARA Ajak Masyarakat Bersatu Kawal Kelanjutan Pembangunan

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nias Utara // mabestv.com Pembangunan ruas jalan Berua–Meafu–Orahili di Kecamatan Namohalu Esiwa menjadi salah satu program strategis Pemerintah Kabupaten Nias Utara dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. (01/08/2026)

Ruas jalan tersebut dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan nilai anggaran diperkirakan mencapai sekitar Rp9 miliar. Proyek ini disebut sebagai satu-satunya pembangunan jalan melalui DAK di Kabupaten Nias Utara pada tahap pelaksanaan saat ini yang memperoleh alokasi anggaran dalam skala tersebut.

Ketua Elemen Muda Nias Utara (ELDARA), Silsilah K.P.A. Halawa, S.H., C.PP, mengajak masyarakat Desa Berua, Meafu, dan Orahili untuk tetap menjaga semangat kebersamaan serta mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat penting bagi masa depan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita patut bersyukur karena pemerintah daerah telah memberikan perhatian terhadap pembangunan ruas jalan Berua–Meafu–Orahili. Memang saat ini pekerjaan belum menjangkau seluruh akses hingga Desa Orahili, namun masyarakat perlu tetap optimis bahwa pembangunan dapat dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jalan bukan hanya sebatas proyek fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang yang akan membuka akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi hasil pertanian, hingga meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Namohalu Esiwa.

Baca Juga:  Gubernur Sumut Buka Karya Bakti TNI AD di Gunungsitoli, Tekankan Pemerataan hingga Wilayah Kepulauan

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi menghambat proses pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen masyarakat bersatu dan memberikan dukungan kepada pemerintah.

“Jangan sampai kepentingan masyarakat dikorbankan oleh tindakan segelintir oknum. Jalan ini merupakan kebutuhan bersama yang manfaatnya akan dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang. Karena itu, mari kita kawal pembangunan ini agar dapat terus berlanjut,” tegasnya.

Berdasarkan data pengadaan daerah, ruas Dahana–Berua–Meafu sebelumnya telah masuk dalam program peningkatan struktur dan kapasitas jalan yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Nias Utara. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di Kecamatan Namohalu Esiwa.

Masyarakat berharap pembangunan ruas jalan ini tidak berhenti pada tahap yang sedang berlangsung, melainkan dapat diteruskan secara bertahap hingga seluruh akses menuju Desa Orahili tersambung dengan baik. Keberlanjutan proyek tersebut diyakini akan memberikan dampak positif terhadap mobilitas warga, pertumbuhan ekonomi lokal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Nias Utara.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ketua Elemen Muda Nias Utara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 35 kali dibaca
Pembangunan jalan Berua–Meafu–Orahili menjadi harapan besar masyarakat sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kecamatan Namohalu Esiwa. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, proyek ini diharapkan dapat berlanjut hingga tuntas sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru