Kejar – kejaran Truk BBM Diduga Ilegal di Siak, Sopir Kabur Hindari Wawancara Media

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak, Riau // mabestv.com — Dugaan praktik distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal kembali mencuat di wilayah Riau. Kali ini, sebuah truk cold diesel pengangkut Bio Solar terekam melaju kencang menghindari wawancara tim gabungan media, memicu sorotan tajam terhadap lemahnya pengawasan aparat. Minggu, (29/03/2026)

Peristiwa menegangkan itu terjadi pada Kamis, 26 Maret 2026, sekitar pukul 03.00 WIB, di ruas Jalan Raya Perawang–Minas, tepat sebelum persimpangan pintu Tol Minas. Satu unit mobil Mitsubishi Canter BM 9190 FU yang diduga mengangkut BBM Bio Solar dalam jumlah besar, dipacu dengan kecepatan tinggi saat hendak dikonfirmasi oleh awak media TV dan online.

Alih-alih berhenti, sopir truk justru tancap gas dan melarikan kendaraan menuju akses pintu Tol Minas. Sikap tersebut semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas distribusi BBM ilegal yang berusaha ditutupi. Berdasarkan estimasi di lapangan, truk tersebut diduga membawa muatan sekitar 7 hingga 8 ton Bio Solar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas pengangkutan BBM jenis Bio Solar ini bukan hal baru. Mereka menyebut distribusi dilakukan secara rutin, baik pagi, sore, hingga malam hari, dan telah berlangsung cukup lama tanpa hambatan berarti.

“Sudah lama beroperasi. Seperti ada yang mengatur. Bahkan diduga ada jaringan mafia migas yang terorganisir,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga:  Praktisi Hukum Faedonajokho Sarumaha Turun Langsung ke Polda Sumut, Desak Pengungkapan Kasus Kematian Siswi SMK di Nias Utara

Lebih jauh, muncul dugaan adanya keterlibatan oknum tertentu yang membekingi praktik ilegal tersebut, termasuk seorang yang disebut-sebut berinisial Charles alias Tegar, warga Kabupaten Pelalawan, Riau. Dugaan ini menambah daftar panjang persoalan mafia migas yang hingga kini belum tersentuh secara maksimal oleh penegak hukum.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terhadap kinerja aparat penegak hukum, khususnya Polda Riau, yang dinilai belum menunjukkan langkah tegas dalam menindaklanjuti berbagai laporan dan pemberitaan terkait maraknya peredaran BBM ilegal di wilayah Minas, Perawang hingga Dumai.

Padahal, praktik distribusi BBM ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi ekonomi, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serta merusak tata niaga energi nasional.

Masyarakat pun mendesak Kementerian ESDM dan aparat penegak hukum, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Riau, untuk segera mengambil langkah konkret dan terukur dalam memberantas jaringan mafia migas, terutama yang beroperasi melalui jalur darat.

Penegakan hukum yang tegas dinilai menjadi kunci utama untuk memutus rantai distribusi ilegal, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap komitmen pemerintah dalam menjaga sektor energi dari praktik-praktik kotor.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden kejar-kejaran tersebut maupun dugaan aktivitas pengangkutan BBM ilegal yang terjadi di wilayah Siak dan sekitarnya.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BLT-DD Disalurkan di Kampung Bedarou Indah, 10 KPM Terima Bantuan Tiga Bulan
Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan yang dijadikan Bukti di Disnaker Kota Medan Di Laporkan Ke Polda Sumut, Delapan Nama Para Terlapor Dicantumkan.
Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara
Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat
Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG
Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 14:19 WIB

BLT-DD Disalurkan di Kampung Bedarou Indah, 10 KPM Terima Bantuan Tiga Bulan

Sabtu, 5 September 2026 - 05:59 WIB

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan yang dijadikan Bukti di Disnaker Kota Medan Di Laporkan Ke Polda Sumut, Delapan Nama Para Terlapor Dicantumkan.

Jumat, 4 September 2026 - 19:18 WIB

Dugaan Pemalsuan Dokumen dan Tanda Tangan Mencuat, Resmi Dilaporkan ke Polda Sumatera Utara

Jumat, 4 September 2026 - 13:20 WIB

Kuasa Hukum Soroti Anjuran Mediator Disnaker Kota Medan, Dugaan Tanda Tangan Dipalsukan Mencuat

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Warga Komplek Jl. Karya Medan Barat Keluhkan Bangunan di Pinggir Jalan, Pertanyakan Batas Tembok dan Legalitas PBG

Berita Terbaru