Juli E. Restu War Apresiasi Aksi Damai GMN-BERSATU, Serukan Persatuan Pemuda Nias Kawal Keadilan dan Pembangunan Daerah

- Penulis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Dukungan terhadap aksi damai yang digelar Gerakan Masyarakat Nias Bersatu (GMN-BERSATU) Sumatera Utara terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya datang dari tokoh muda Kepulauan Nias yang berdomisili di DKI Jakarta, Juli E. Restu War, yang memberikan apresiasi atas pelaksanaan aksi unjuk rasa damai jilid II di depan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 No. 60, Medan Amplas, Rabu (17/6/2026).

Menurut Juli, aksi yang berlangsung tertib, aman, dan damai tersebut mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara konstitusional. Ia menilai, penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak warga negara yang dijamin oleh undang-undang dan menjadi salah satu instrumen penting dalam mengawal jalannya demokrasi serta penegakan hukum yang berkeadilan.

“Aksi damai yang dilakukan GMN-BERSATU menunjukkan bahwa masyarakat Nias memiliki kepedulian tinggi terhadap tegaknya supremasi hukum. Aspirasi yang disampaikan secara santun dan tertib merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mendorong terwujudnya penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujar Juli E. Restu War.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi jilid II yang diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan asal Kepulauan Nias tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan berbagai persoalan hukum yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum, tanpa mengabaikan prinsip ketertiban dan penghormatan terhadap institusi negara.

Juli berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat diterima secara terbuka dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

“Saya berharap setiap tuntutan yang disampaikan masyarakat dapat menjadi perhatian serius dan diproses secara objektif, profesional, transparan, serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat tentu menginginkan kepastian hukum dan keadilan yang dapat dirasakan oleh semua pihak,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, salah satu sosok yang turut menjadi perhatian peserta adalah Penius Bu’ulolo, aktivis muda asal Kepulauan Nias yang kini berdomisili di Pekanbaru, Provinsi Riau. Sebagai Ketua Bidang Pendampingan Non-Litigasi pada Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Bumi Lancang Kuning, Penius tampil menyampaikan orasi dari atas mobil komando.

Baca Juga:  Transformasi Digital Korlantas Polri Makin Canggih, Wakapolri Tegaskan Pelayanan Presisi dan Transparan

Dalam orasinya, Penius menegaskan bahwa aksi yang digelar merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap tegaknya hukum dan keadilan, bukan sebagai bentuk perlawanan terhadap institusi kepolisian. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, menghormati aparat keamanan, serta mengedepankan dialog yang bermartabat.

Lebih jauh, Juli E. Restu War menilai momentum aksi tersebut harus menjadi titik awal lahirnya semangat persatuan yang lebih besar di kalangan generasi muda Kepulauan Nias. Ia mengajak seluruh pemuda Nias, baik yang berada di kampung halaman maupun yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, untuk bersatu mengawal keadilan dan pembangunan daerah.

“Saya mengajak seluruh pemuda Kepulauan Nias untuk bersatu, kompak, dan konsisten mengawal berbagai kebutuhan masyarakat serta memperjuangkan percepatan pembangunan daerah. Kemajuan Nias tidak dapat diwujudkan oleh segelintir orang, tetapi harus menjadi perjuangan bersama yang dilandasi persatuan, solidaritas, integritas, dan komitmen yang kuat,” katanya.

Menurutnya, Kepulauan Nias memiliki potensi besar yang dapat menjadi motor penggerak kemajuan daerah, mulai dari sektor sumber daya manusia, pariwisata, budaya, ekonomi kreatif, hingga peluang investasi. Karena itu, sinergi antara masyarakat, pemerintah, tokoh pemuda, dan seluruh pemangku kepentingan harus terus diperkuat agar berbagai potensi tersebut dapat dikelola secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat.

Di akhir keterangannya, Juli mengajak seluruh masyarakat Nias untuk terus menjaga persaudaraan, menghindari perpecahan, serta mengedepankan cara-cara damai dan konstitusional dalam menyampaikan aspirasi.

Menurutnya, persatuan masyarakat merupakan modal utama dalam mewujudkan Kepulauan Nias yang lebih maju, adil, sejahtera, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 45 kali dibaca
Apresiasi yang disampaikan Juli E. Restu War terhadap aksi damai GMN-BERSATU menjadi pesan penting bahwa perjuangan menegakkan keadilan harus berjalan beriringan dengan semangat persatuan dan pembangunan daerah. Melalui kebersamaan, solidaritas, dan komitmen kolektif, masyarakat serta generasi muda Nias diharapkan mampu menjadi kekuatan besar dalam mengawal penegakan hukum sekaligus mendorong kemajuan Kepulauan Nias yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru