Keluarga Winda Lorenza Gowasa Gelar Aksi Damai di Polda Sumut, Tuntut Autopsi Ulang dan Penanganan Transparan

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan // mabestv.com — Keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa bersama tim kuasa hukum menggelar aksi damai di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut), Jalan Sisingamangaraja Km 10,5 No. 60, Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, Kamis (27/8/2026).

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung pihak keluarga Mariani Buulolo serta tim Kuasa Hukum keluarga korban, bersama rekan-rekan. Massa aksi membawa sejumlah spanduk, poster, serta foto almarhumah Winda Lorenza Gowasa bertulisan besar JUSTICE FOR WINDA ” Aksi Damai Bersama” Kawal kasus kematian winda lorenza gowasa” sebagai bentuk tuntutan agar perkara tersebut mendapat penanganan secara serius dan transparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi tersebut, keluarga menyampaikan tiga tuntutan utama.

Pertama, keluarga meminta agar dilakukan ekshumasi dan autopsi ulang terhadap jenazah Winda Lorenza Gowasa secara independen, dengan melibatkan pihak keluarga serta tetap mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

Kedua, keluarga meminta agar perkara Winda Lorenza Gowasa ditangani secara langsung oleh Polda Sumatera Utara, sehingga proses penyelidikan maupun penyidikan dapat berjalan secara serius, profesional, objektif, dan terukur.

Ketiga, keluarga meminta agar seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara transparan dan objektif. Keluarga juga meminta akses terhadap informasi maupun data perkara yang memang dapat diberikan secara terbuka sesuai ketentuan hukum.

Sepanjang aksi berlangsung, sejumlah peserta secara bergantian menyampaikan orasi. Mereka meminta agar aspirasi keluarga korban dapat diterima dan mendapat respons dari jajaran Polda Sumut.

Baca Juga:  KSP Kawal Proyek Migas Strategis di Bojonegoro, Percepat Swasembada Energi Nasional

Namun, menurut pantauan di lapangan, setelah beberapa jam menyampaikan aspirasi, massa aksi belum mendapatkan respons langsung dari pimpinan Polda Sumut. Situasi sempat memanas ketika sebagian peserta aksi berupaya masuk ke area markas kepolisian, tetapi tertahan oleh pengamanan aparat yang berjaga.

Kondisi tersebut membuat sebagian peserta aksi mengaku kecewa. Massa kemudian melanjutkan penyampaian aspirasi di sekitar jalan umum. Situasi sempat diwarnai dorong-mendorong antara sejumlah peserta aksi dan petugas keamanan, sementara aktivitas kendaraan di sekitar lokasi turut terdampak.

Meski berada di bawah terik matahari dan telah berjam-jam menyampaikan orasi, massa tetap bertahan untuk menyuarakan tuntutan keluarga.

Aksi tersebut pada intinya menjadi bentuk desakan keluarga agar perkara Winda Lorenza Gowasa tidak berhenti pada proses administratif semata, melainkan diusut secara menyeluruh berdasarkan fakta, bukti, dan prosedur hukum yang berlaku.

Keluarga bersama tim kuasa hukum menegaskan bahwa tuntutan ekshumasi dan autopsi ulang, pengambilalihan penanganan perkara oleh Polda Sumut, serta transparansi proses hukum merupakan upaya untuk mencari kejelasan dan kepastian atas perkara yang menimpa almarhumah.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Polda Sumatera Utara mengenai tuntutan massa aksi maupun alasan tidak adanya pejabat yang menemui peserta aksi secara langsung. mabestv.com tetap membuka ruang bagi pihak kepolisian untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan resmi secara berimbang.

Penulis : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi
OSN Polres Nias Selatan Gerebek Rumah di Lahusa, Empat Orang Diamankan dan Puluhan Paket Diduga Sabu Disita
Kejati Sumut, Aceh, dan Riau Gandeng TNI AL Perkuat Penegakan Hukum di Laut, Teken PKS di Belawan
Polres Nias Panggil Terlapor Dugaan Pencemaran Nama Baik Wartawan, D.H. Hadiri Klarifikasi di Unit IV Tipidter
Berita ini 58 kali dibaca
Aksi damai keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa di Polda Sumatera Utara menjadi bentuk desakan agar perkara tersebut mendapat penanganan yang serius, transparan, dan objektif. Keluarga bersama tim kuasa hukum meminta tiga hal utama, yakni ekshumasi dan autopsi ulang secara independen, penanganan perkara secara langsung oleh Polda Sumut, serta keterbukaan informasi dalam proses hukum. Meski sempat terjadi ketegangan antara massa dan aparat hingga aksi berlanjut ke jalan umum, keluarga dan tim kuasa hukum tetap menyampaikan aspirasi mereka. Kini, perhatian publik tertuju pada respons dan langkah konkret Polda Sumut dalam menindaklanjuti tuntutan keluarga serta memastikan proses hukum berjalan berdasarkan fakta dan bukti.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi

Berita Terbaru