Tapanuli Tengah // mabestv.com — Sorotan terhadap kepemimpinan Bupati MP, semakin menguat menyusul dinilainya penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah berjalan lamban dan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kritik tersebut disampaikan Tokoh Pemuda sekaligus Ketua DPD Sumatera Utara PEMUDA Demokrat Indonesia, Paulus PG. (26/05/2026)
Dalam keterangannya, Paulus PG menilai masyarakat saat ini membutuhkan tindakan nyata dan langkah cepat dari pemerintah daerah, bukan sekadar narasi maupun penyampaian janji di ruang publik tanpa implementasi yang jelas di lapangan.
Menurutnya, kondisi masyarakat terdampak bencana masih memerlukan perhatian serius, terutama terkait percepatan pemulihan pascabencana, distribusi bantuan sosial, hingga perlindungan terhadap hak-hak warga yang terdampak langsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mempertanyakan keseriusan kepemimpinan di Tapanuli Tengah dalam menangani persoalan bencana yang terjadi. Pak Gubernur Sumatera Utara bahkan terlihat turun langsung dan mendesak percepatan penanganan, namun di sisi lain gerak pemerintah kabupaten terlihat lamban dan minim progres nyata,” tegas Paulus PG.
Paulus PG juga memberikan apresiasi terhadap langkah Bobby Nasution yang dinilai menunjukkan kepedulian serius terhadap masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Tengah. Sikap tegas gubernur tersebut dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan serta bantuan yang layak.
Selain lambannya penanganan bencana, Paulus PG turut menyoroti adanya dugaan diskriminasi terhadap sebagian warga terdampak yang bersuku Nias dalam proses penyaluran bantuan. Ia menilai tindakan tersebut sangat mencederai nilai kemanusiaan dan semangat persatuan di tengah situasi bencana.
“Bencana tidak boleh dijadikan ruang diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan, bantuan, dan perlakuan yang adil tanpa melihat suku maupun latar belakang,” ujarnya.
Ketua DPD Sumatera Utara PEMUDA Demokrat Indonesia itu mendesak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah agar segera mengambil langkah cepat, transparan, dan terukur dalam penyelesaian persoalan bencana. Ia juga meminta agar seluruh masyarakat terdampak dipastikan menerima bantuan secara adil dan merata tanpa adanya perbedaan perlakuan.
Paulus PG menegaskan bahwa kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui kerja nyata pemerintah di lapangan, bukan sekadar pernyataan ataupun pencitraan politik.
“Rakyat membutuhkan kehadiran pemerintah yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah penderitaan masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Tim/red
Sumber Berita: Humas DPD SUMUT PEMUDA DOMOKRAT INDONESIA














