Kepemimpinan Bupati di Tapanuli Tengah Dipertanyakan, Penanganan Bencana Dinilai Lamban

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Tengah // mabestv.com — Sorotan terhadap kepemimpinan Bupati MP, semakin menguat menyusul dinilainya penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah berjalan lamban dan belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kritik tersebut disampaikan Tokoh Pemuda sekaligus Ketua DPD Sumatera Utara PEMUDA Demokrat Indonesia, Paulus PG. (26/05/2026)

Dalam keterangannya, Paulus PG menilai masyarakat saat ini membutuhkan tindakan nyata dan langkah cepat dari pemerintah daerah, bukan sekadar narasi maupun penyampaian janji di ruang publik tanpa implementasi yang jelas di lapangan.

Menurutnya, kondisi masyarakat terdampak bencana masih memerlukan perhatian serius, terutama terkait percepatan pemulihan pascabencana, distribusi bantuan sosial, hingga perlindungan terhadap hak-hak warga yang terdampak langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mempertanyakan keseriusan kepemimpinan di Tapanuli Tengah dalam menangani persoalan bencana yang terjadi. Pak Gubernur Sumatera Utara bahkan terlihat turun langsung dan mendesak percepatan penanganan, namun di sisi lain gerak pemerintah kabupaten terlihat lamban dan minim progres nyata,” tegas Paulus PG.

Paulus PG juga memberikan apresiasi terhadap langkah Bobby Nasution yang dinilai menunjukkan kepedulian serius terhadap masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Tengah. Sikap tegas gubernur tersebut dianggap sebagai bentuk tanggung jawab moral dan politik dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan serta bantuan yang layak.

Baca Juga:  Tokoh Pemuda Nias Desak Kemendagri Cabut Moratorium Pemekaran, Dorong Percepatan Provinsi Kepulauan Nias

Selain lambannya penanganan bencana, Paulus PG turut menyoroti adanya dugaan diskriminasi terhadap sebagian warga terdampak yang bersuku Nias dalam proses penyaluran bantuan. Ia menilai tindakan tersebut sangat mencederai nilai kemanusiaan dan semangat persatuan di tengah situasi bencana.

“Bencana tidak boleh dijadikan ruang diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Semua warga negara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan, bantuan, dan perlakuan yang adil tanpa melihat suku maupun latar belakang,” ujarnya.

Ketua DPD Sumatera Utara PEMUDA Demokrat Indonesia itu mendesak Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah agar segera mengambil langkah cepat, transparan, dan terukur dalam penyelesaian persoalan bencana. Ia juga meminta agar seluruh masyarakat terdampak dipastikan menerima bantuan secara adil dan merata tanpa adanya perbedaan perlakuan.

Paulus PG menegaskan bahwa kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui kerja nyata pemerintah di lapangan, bukan sekadar pernyataan ataupun pencitraan politik.

“Rakyat membutuhkan kehadiran pemerintah yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah penderitaan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis : Tim/red

Sumber Berita: Humas DPD SUMUT PEMUDA DOMOKRAT INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kesalahpahaman Pembangunan Gereja BNKP Teladan Medan, Kuasa Hukum: Semua Pihak Harus Kedepankan Kebenaran
Polres Nias Disorot, Dinilai Lamban Tanggapi Maraknya Akun Palsu dalam Kasus Kematian Siswi SMK di Alasa Talumuzoi
PERSOALAN BENCANA BELUM TUNTAS, DISTRIBUSI PUPUK SUBSIDI DIPERTANYAKAN: BUPATI TAPANULI UTARA DIMINTA SERIUS MEMBANGUN DAERAH
Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Gido Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penikaman di Nias
Kapolres Nias Dinilai Minim Prestasi, Deretan Kasus Viral Belum Tuntas Tuai Sorotan Publik
Kawah Candradimuka Pemimpin Bangsa, Presiden Prabowo Subianto Resmikan Museum dan Perpustakaan Seskoad
PERADAN Sumut dan L-KPK Sumut Bangun Sinergitas dengan Polres Asahan, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Humanis
Atieli zebua Serap Aspirasi Warga Gunungsitoli Barat, Infrastruktur dan Layanan Kesehatan Jadi Sorotan Utama
Berita ini 28 kali dibaca
“Seluruh masyarakat terdampak bencana harus dipastikan mendapatkan hak-haknya secara adil tanpa adanya perbedaan perlakuan. Pemerintah daerah juga harus mampu membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata di lapangan, bukan hanya sebatas pernyataan ataupun pencitraan politik semata. Rakyat membutuhkan kehadiran pemerintah yang benar-benar bekerja dan hadir di tengah penderitaan masyarakat,” tegas Paulus PG, Ketua DPD Sumatera Utara PEMUDA Demokrat Indonesia.

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Dugaan Kesalahpahaman Pembangunan Gereja BNKP Teladan Medan, Kuasa Hukum: Semua Pihak Harus Kedepankan Kebenaran

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:48 WIB

Polres Nias Disorot, Dinilai Lamban Tanggapi Maraknya Akun Palsu dalam Kasus Kematian Siswi SMK di Alasa Talumuzoi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:26 WIB

PERSOALAN BENCANA BELUM TUNTAS, DISTRIBUSI PUPUK SUBSIDI DIPERTANYAKAN: BUPATI TAPANULI UTARA DIMINTA SERIUS MEMBANGUN DAERAH

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:33 WIB

Kurang dari 1×24 Jam, Polsek Gido Berhasil Amankan Terduga Pelaku Penikaman di Nias

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:05 WIB

Kapolres Nias Dinilai Minim Prestasi, Deretan Kasus Viral Belum Tuntas Tuai Sorotan Publik

Berita Terbaru