Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura Hasilkan 26 Kesepakatan Strategis, Prabowo Tegaskan Kemitraan Semakin Kuat

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Hubungan bilateral Indonesia dan Singapura memasuki babak baru yang semakin strategis. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bersama Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menggelar Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura di Istana Merdeka, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tahunan tingkat tinggi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kedua negara yang selama ini dikenal sebagai mitra strategis di kawasan Asia Tenggara. Dalam pertemuan yang berlangsung intensif dan konstruktif itu, kedua pemimpin bersama jajaran delegasi berhasil menyepakati 26 dokumen kerja sama, yang terdiri atas 18 Nota Kesepahaman (MoU) dan 8 dokumen kerja sama lainnya, termasuk kolaborasi antar pelaku usaha atau business-to-business (B2B).

Kesepakatan yang dicapai mencakup berbagai sektor strategis yang dinilai akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, penguatan sumber daya manusia, ketahanan energi, hingga transformasi digital kedua negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di antara poin penting yang disepakati adalah kerja sama dalam bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, penelitian dan inovasi, lingkungan hidup, keselamatan dan keamanan nuklir, regulasi produk kesehatan, kepemudaan dan olahraga, teknologi finansial (fintech), pendidikan, pengembangan petani muda, konektivitas udara, pengembangan kawasan industri, serta investasi energi terbarukan.

Selain itu, kedua negara juga menandatangani Pernyataan Bersama tentang Ketahanan Rantai Pasok, yang menjadi langkah strategis menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik yang semakin kompleks.

Dalam sektor lingkungan dan energi hijau, Indonesia dan Singapura menyepakati Kolaborasi Kredit Karbon berdasarkan Pasal 6 Perjanjian Paris, yang diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pengurangan emisi sekaligus membuka peluang investasi berkelanjutan.

Kerja sama pertahanan juga kembali diperkuat melalui pembaruan komitmen bersama yang menegaskan pentingnya stabilitas dan keamanan kawasan sebagai fondasi pembangunan ekonomi.

Baca Juga:  PM Narendra Modi Pidato di Parlemen Indonesia, Tegaskan Persahabatan Bersejarah India–Indonesia

Tak hanya itu, kedua negara meluncurkan Peta Jalan Perdagangan Listrik Lintas Batas sebagai langkah konkret memperkuat integrasi energi regional. Tiga kesepakatan bisnis strategis di bidang investasi, interkoneksi energi, dan pengembangan energi berkelanjutan juga turut ditandatangani.

Di era transformasi digital, Indonesia dan Singapura menyepakati kerja sama pengembangan infrastruktur digital serta kolaborasi pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Penasihat AI Perdagangan yang ditujukan untuk mendukung dunia usaha menghadapi persaingan global.

Dalam konferensi pers bersama usai pertemuan, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Singapura tidak hanya didasarkan pada kepentingan ekonomi semata, tetapi juga pada komitmen bersama menjaga stabilitas, keamanan, dan kemakmuran kawasan.

“Hubungan Indonesia dan Singapura adalah hubungan yang erat dan strategis. Stabilitas serta kemakmuran kedua negara merupakan kepentingan bersama yang harus terus dijaga dan diperkuat,” tegas Presiden Prabowo.

Presiden juga menilai seluruh pembahasan berlangsung secara terbuka, produktif, dan berorientasi pada masa depan. Menurutnya, kerja sama ekonomi tetap menjadi pilar utama yang akan terus dikembangkan seiring tantangan global yang semakin dinamis.

Menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Singapura, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus memelihara persahabatan yang telah terjalin selama puluhan tahun serta memperluas kolaborasi strategis yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

Pertemuan Leaders’ Retreat tahun ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia dan Singapura semakin memperkokoh kemitraan strategisnya, tidak hanya dalam bidang ekonomi dan investasi, tetapi juga dalam transformasi digital, energi hijau, ketahanan kawasan, dan pembangunan berkelanjutan menuju masa depan yang lebih kompetitif di tingkat global.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 15 kali dibaca
Tag :
Leaders’ Retreat 2026 menegaskan semakin eratnya hubungan Indonesia dan Singapura melalui 26 kesepakatan strategis yang mencakup ekonomi, energi, digitalisasi, pertahanan, dan pembangunan berkelanjutan, sekaligus menjadi fondasi kuat menuju 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru