Menkes Laporkan Capaian Nyata Program Kesehatan kepada Presiden Prabowo, Puluhan Juta Warga Telah Terlayani

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menghadap Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan pada Selasa (9/6/2026) untuk melaporkan perkembangan berbagai program prioritas kesehatan nasional yang telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Menkes menyampaikan capaian Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) atau quick win yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo. Program tersebut menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari layanan pemeriksaan kesehatan gratis, penanggulangan tuberkulosis (TBC), hingga peningkatan fasilitas rumah sakit di daerah tertinggal.

Program pertama yang menjadi sorotan adalah Cek Kesehatan Gratis (CKG). Setelah berhasil menjangkau lebih dari 70 juta penduduk sepanjang 2025, pada tahun 2026 program ini telah melayani lebih dari 42,3 juta masyarakat di 38 provinsi. Tidak hanya berfokus pada deteksi dini penyakit, pemerintah kini memperkuat tindak lanjut pengobatan bagi penderita hipertensi dan diabetes melalui layanan Puskesmas yang menyediakan obat-obatan dan pemantauan kesehatan secara gratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor penanggulangan TBC, pemerintah mencatat kemajuan yang menggembirakan. Program yang diluncurkan tahun lalu berhasil menekan estimasi kasus TBC menjadi sekitar 1,08 juta kasus. Upaya ini diperkuat melalui integrasi deteksi TBC dengan program CKG serta penerapan sistem One Stop Service (OSS) di Puskesmas, yang memungkinkan proses skrining, diagnosis, hingga pengobatan dilakukan dalam satu hari dan di satu lokasi pelayanan.

Sementara itu, peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah juga terus berjalan melalui program pembangunan dan peningkatan kelas rumah sakit daerah. Sebanyak 66 RSUD di wilayah tertinggal, terluar, dan terpencil diproyeksikan naik kelas dari tipe D menjadi tipe C dengan fasilitas yang lebih lengkap. Pada 2025, sebanyak 20 dari 22 proyek pembangunan telah selesai, dan 10 rumah sakit sudah beroperasi. Tahun ini, 14 dari 20 proyek lanjutan telah mulai dibangun, sedangkan 24 RSUD lainnya masih dalam tahap perencanaan untuk 2027.

Baca Juga:  Halalbihalal Seskab Teddy: Tekankan Soliditas, Budaya Kerja, dan Kebersamaan Keluarga

Selain program quick win, Menkes juga melaporkan distribusi 905 alat kesehatan utama ke 258 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Peralatan tersebut meliputi Cathlab, CT Scan, Mamografi, MRI, hingga Linac yang selama ini menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan modern, khususnya untuk penanganan penyakit jantung dan kanker.

Dalam kesempatan itu, Menkes turut menyampaikan bahwa pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat Jayapura telah rampung dan siap diresmikan oleh Presiden Prabowo. Rumah sakit tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi kawasan timur Indonesia, bahkan untuk wilayah Pasifik dan Oseania.

Sementara itu, pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat Riau telah mencapai progres 85 persen dan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan mampu mengurangi jumlah warga yang selama ini memilih berobat ke luar negeri, khususnya ke Malaysia dan Singapura.

Ke depan, pemerintah juga menyiapkan langkah besar melalui revitalisasi RSUD di 514 kabupaten/kota beserta pembenahan tata kelola pelayanan kesehatan. Selain itu, revitalisasi 10.000 Puskesmas, Puskesmas Pembantu, dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat di seluruh kecamatan dan kelurahan akan menjadi fondasi utama pemerataan layanan kesehatan nasional.

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 37 kali dibaca
Laporan Menteri Kesehatan kepada Presiden Prabowo menunjukkan bahwa transformasi sektor kesehatan tidak lagi sebatas perencanaan, tetapi telah menghasilkan dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Dengan perluasan layanan kesehatan gratis, penguatan penanganan TBC, pembangunan rumah sakit modern, serta revitalisasi ribuan fasilitas kesehatan, pemerintah berupaya mewujudkan akses layanan kesehatan yang lebih merata, cepat, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru