Presiden Prabowo Tegaskan APBN Adalah Alat Perjuangan Rakyat

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com — 21 mei 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar angka dalam dokumen negara, melainkan instrumen perjuangan bangsa untuk melindungi rakyat dan memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 dalam agenda Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (20/05/2026). dalam pidatonya terkait arah kebijakan ekonomi nasional dan kerangka fiskal pemerintah, yang menekankan pentingnya keberanian bangsa dalam mengelola kekayaan alam demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

“APBN bukan sekadar angka-angka di atas kertas. APBN adalah wujud perjuangan bangsa, alat negara untuk melindungi rakyat, memperkokoh fondasi bangsa, dan memastikan setiap warga negara dapat hidup lebih sejahtera,” tegas Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menekankan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang memiliki sumber daya alam melimpah. Karena itu, seluruh kekayaan nasional harus dikelola secara mandiri dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.

Menurut Prabowo, pemerintah tidak boleh takut menghadapi tantangan global maupun tekanan ekonomi dunia. Sebaliknya, bangsa Indonesia harus berani berdiri di atas kaki sendiri dan mengelola kekayaan bangsa dengan penuh tanggung jawab.

Baca Juga:  Ribuan Warga Desa Lestari Kepung Kantor Bupati, Polres hingga Inspektorat Asahan, Desak Dugaan Penyimpangan Dana Desa Diusut Tuntas.

“Kita harus berani menghadapi setiap masalah, berani mengolah dan mengelola kekayaan milik bangsa sendiri,” ujarnya.

Dalam pidato tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa arah kebijakan ekonomi pemerintah akan berpihak kepada rakyat kecil, terutama para guru, petani, nelayan, dan pekerja yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan nasional.

Pemerintah, lanjut Prabowo, akan terus memperkuat hilirisasi industri nasional guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia. Selain itu, penguatan ketahanan pangan dan energi juga menjadi fokus utama pemerintah demi menciptakan kemandirian bangsa di tengah ketidakpastian global.

Tak hanya itu, pemerintah berkomitmen membuka lebih banyak lapangan kerja serta memastikan pembangunan berjalan merata hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

“Kita menginginkan seluruh rakyat hidup dengan rukun, dengan damai, dan berkecukupan pangan, sandang, serta papan. Negara harus hadir dan bekerja untuk itu,” kata Presiden.

Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme bahwa Indonesia mampu menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri apabila seluruh rakyat menjaga persatuan, keberanian, dan semangat kerja keras.

“Saya percaya, dengan persatuan, keberanian, dan kerja keras, Indonesia akan menjadi bangsa yang berdaulat dan mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Prabowo subianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan
Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan
Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi
KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dukung Program Prioritas Kapolda Sumut “SI HORAS”, Kapolres Nias Selatan Pimpin Langsung Pengaturan Lalu Lintas Pagi di Teluk Dalam
HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Salurkan Bansos kepada Warga, Wujud Kepedulian Nyata di Tengah Masyarakat
Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Berita ini 53 kali dibaca
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa APBN harus menjadi alat perjuangan negara untuk melindungi rakyat, memperkuat ekonomi nasional, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah berkomitmen memperkuat hilirisasi industri, ketahanan pangan dan energi, membuka lapangan kerja, serta memastikan pembangunan merata di seluruh Indonesia. Dengan persatuan, keberanian, dan kerja keras, Indonesia diyakini mampu menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri demi kemakmuran seluruh rakyat.

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:12 WIB

HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Proyek APBD Gunungsitoli 2026 Disorot! CV Yordan Tangani Paket Miliaran Rupiah, Dinas PUPR Diminta Transparan soal Kontrak dan Mutu Konstruksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:09 WIB

KUR di Bawah Rp100 Juta Diminta Jaminan Sertifikat Tanah, Nasabah Bank BRI Unit Diponegoro di Gunungsitoli Pertanyakan Implementasi Kebijakan Pemerintah

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Nias Selatan Sambangi Pesantren Mutiara Cahaya Qolbu, Santri Diingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online

Berita Terbaru