Pemerintah Pastikan Pasien Katastropik Tetap Terlayani, BPJS Nonaktif Direaktivasi

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com — Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien dengan penyakit katastropik. Hal ini mengemuka dalam audiensi antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Akmal Budi Yulianto, dan Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta. 31 Maret 2026

Pertemuan tersebut membahas polemik penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan, khususnya pada segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), yang terjadi akibat proses pemutakhiran data. Isu ini sempat memicu kekhawatiran, terutama bagi pasien dengan kondisi kritis yang sangat bergantung pada layanan kesehatan berkelanjutan.

Ketua KPCDI, Tony Richard Samosir, memastikan bahwa seluruh pasien cuci darah yang sebelumnya terdampak penonaktifan kini telah direaktivasi kembali. Ia menekankan pentingnya jaminan perlindungan yang berkesinambungan serta pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi, terlebih dalam situasi darurat yang menyangkut nyawa pasien.

Di sisi lain, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan konsolidasi rutin guna memastikan layanan tetap berjalan optimal. Ia mengungkapkan bahwa pascalebaran, proses reaktivasi telah berlangsung secara bertahap, sehingga peserta yang terindikasi memiliki penyakit katastropik dapat kembali memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa tidak boleh ada penolakan terhadap pasien katastropik di fasilitas kesehatan mana pun. Ia mengungkapkan bahwa hingga Maret 2026, pemerintah telah mereaktivasi ratusan ribu kepesertaan BPJS, dan proses lanjutan masih terus dilakukan.

“Negara harus hadir memastikan setiap warga, terutama yang paling rentan, tetap mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” tegas Gus Ipul.

4 tanggapan untuk “Pemerintah Pastikan Pasien Katastropik Tetap Terlayani, BPJS Nonaktif Direaktivasi”

  1. Hello http://mabestv.com,

    I came across your business online and wanted to reach out.

    If you are considering improving your website design or creating a new website, we can help with modern, responsive, and user-friendly website development.

    Please let me know if you would like to see our portfolio or discuss your requirements.

    Best Regards,
    Leeza

  2. Hello http://mabestv.com,

    If you’re looking to boost your website’s visibility, I can help you achieve top Google rankings.

    I’ll prepare a complete SEO plan with actionable steps and potential growth insights for your products or services.

    Once you share your target keywords and target market, I’ll send a full proposal.

    Best Regards,
    Asif

  3. Hello http://mabestv.com,

    I hope you’re doing well. I came across your business online and thought you might be interested in improving your visibility and traffic on search engines.

    We specialize in helping businesses strengthen their online presence through effective SEO strategies.

    Once you share your target keywords and target market, I’ll send a full proposal.

    Warm regards,
    Ashwani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?
Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi
Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat
Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
Berita ini 57 kali dibaca
Pemerintah bergerak cepat merespons dampak pemutakhiran data BPJS dengan mereaktivasi kepesertaan, khususnya bagi pasien katastropik. Langkah ini menegaskan komitmen negara dalam menjamin pelayanan kesehatan tanpa penolakan dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:58 WIB

Dana BUMDes Gedung Ketapang Disorot, Ketua LIN Datangi Kecamatan Sungkai Selatan: Siapa yang Menyusun Laporan Keuangan?

Kamis, 3 September 2026 - 14:34 WIB

Diduga Pengelolaan Dana BOS SD Negeri 02 Sungkai Selatan Penuh Tanda Tanya, Kepala Sekolah Sulit Dikonfirmasi

Kamis, 3 September 2026 - 09:53 WIB

Dana Pembinaan Atlet Juara Umum PORKOT 2025 Dipertanyakan, Official dan Atlet Gunungsitoli Barat Audiensi ke Camat

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Berita Terbaru