Presiden Prabowo Setujui Perluasan Program Bedah Rumah, 400 Ribu Hunian Tak Layak Siap Direhabilitasi

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui sektor perumahan kembali ditegaskan. Presiden Prabowo Subianto menerima laporan perkembangan Program Bedah Rumah dan pembangunan rumah subsidi saat menerima Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri PKP didampingi Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia, Rino Santodiono Donosepoetro. Pertemuan itu membahas sejumlah program strategis yang menjadi bagian dari agenda besar pemerintahan Prabowo dalam mewujudkan hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Presiden menerima laporan terkait Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan sebanyak 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah yang aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga berpenghasilan rendah di berbagai daerah.

Selain Program Bedah Rumah, Menteri PKP juga melaporkan perkembangan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi. Proyek tersebut merupakan bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Sambut PM India Narendra Modi, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia–India

Saat ini, pembangunan rumah susun subsidi tersebut telah memasuki tahap land clearing dan groundbreaking, menandai dimulainya proses pembangunan yang diharapkan mampu menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Dalam kesempatan itu, Menteri PKP turut mengusulkan penambahan Program Bedah Rumah pada tahun 2027 guna memperluas manfaat program kepada lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Usulan tersebut mendapat persetujuan langsung dari Presiden Prabowo.

Persetujuan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah akan terus memperkuat intervensi di sektor perumahan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup rakyat.

Pemerintah juga terus mendorong berbagai program prioritas lainnya, mulai dari pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, hingga pengembangan skema pembiayaan perumahan yang lebih mudah, murah, dan terjangkau.

Langkah ini menunjukkan bahwa sektor perumahan tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat kesejahteraan nasional secara berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 21 kali dibaca
Persetujuan Presiden Prabowo Subianto terhadap perluasan Program Bedah Rumah menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menghadirkan hunian yang layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. Dengan target perbaikan 400 ribu rumah tidak layak huni, percepatan pembangunan rumah susun subsidi, serta dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah, pemerintah menegaskan bahwa sektor perumahan menjadi salah satu prioritas utama dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru