Jakarta // mabestv.com – 24 mei 2026, wakapolri, komjen pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, M.Hum., M.Si., M.M., membuka secara resmi Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas Tahun 2026 di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian Jakarta, Jumat (22/5). Dalam agenda strategis tersebut, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat transformasi digital demi menciptakan pelayanan publik yang modern, transparan, dan bebas dari penyimpangan.
Langkah besar itu diwujudkan melalui peluncuran berbagai inovasi teknologi terbaru, salah satunya penggunaan ETLE Drone otomatis yang terintegrasi dengan sistem notifikasi WhatsApp. Teknologi ini memungkinkan pengawasan pelanggaran lalu lintas dilakukan secara real time dan akurat, sehingga meminimalisir interaksi langsung yang berpotensi menimbulkan praktik penyimpangan di lapangan.
Tidak hanya itu, Korlantas Polri juga memperkuat sistem identifikasi melalui integrasi teknologi Face Recognition bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Sistem tersebut diyakini mampu meningkatkan validitas data pengguna jalan sekaligus mempercepat proses penegakan hukum berbasis digital yang lebih objektif dan berkeadilan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam Rakernis tersebut, perhatian besar juga tertuju pada peluncuran inovasi SIM Digital generasi terbaru. Sistem ini dilengkapi barcode dinamis yang berubah setiap 10 detik serta teknologi anti-screenshot bersertifikasi Badan Siber dan Sandi Negara guna menjamin keamanan data masyarakat dari potensi penyalahgunaan maupun pemalsuan identitas digital.
Kehadiran ekosistem layanan digital terpadu seperti SIGNAL dan SINAR menjadi bagian dari strategi besar Polri dalam menghadirkan pelayanan administrasi yang cepat, praktis, dan efisien. Melalui sistem tersebut, masyarakat kini dapat mengakses berbagai layanan tanpa harus menghabiskan waktu panjang di kantor pelayanan.
Wakapolri menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar modernisasi teknologi, melainkan langkah nyata membangun institusi kepolisian yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dengan pemanfaatan teknologi yang semakin canggih, Polri berupaya menghadirkan penegakan hukum yang transparan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Penulis : Redaksi
Sumber Berita: Divisi Humas Polri














