Presiden Prabowo Subianto Dorong Kampus Jadi Mitra Strategis Pemda Selesaikan Masalah Daerah

- Penulis

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com — 05 mei 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran krusial perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan yang kian kompleks. Mulai dari pengelolaan sampah hingga penataan lingkungan, kampus diminta tidak lagi berada di menara gading, melainkan turun langsung memberi solusi nyata berbasis riset dan keahlian.

Dorongan tegas itu disampaikan melalui Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, usai pertemuan dengan Presiden di Istana Merdeka, Senin (04/05/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden secara khusus mengevaluasi sejauh mana arahan sebelumnya telah dijalankan—terutama terkait keterlibatan aktif kampus dalam menjawab kebutuhan riil daerah.

“Presiden ingin perguruan tinggi hadir sebagai problem solver. Bukan hanya menghasilkan teori, tetapi juga solusi konkret yang bisa langsung dirasakan masyarakat,” ujar Brian Yuliarto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus kolaborasi diarahkan pada bidang-bidang strategis seperti teknik lingkungan, arsitektur, serta teknologi pengolahan sampah—sektor yang selama ini menjadi tantangan serius di banyak daerah. Presiden menilai, tanpa dukungan ilmu pengetahuan dan inovasi dari kampus, upaya penataan lingkungan berkelanjutan akan sulit tercapai secara maksimal.

Baca Juga:  KSP3 Nias Perkuat Pemulihan, Dua Tersangka Ditetapkan dalam Dugaan Penggelapan Rp265 Juta

Sebagai langkah cepat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi akan mengonsolidasikan perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk membentuk tim-tim ahli lintas disiplin. Tim ini nantinya diproyeksikan menjadi mitra langsung kepala daerah dalam merancang hingga mengeksekusi program pembangunan berbasis data dan riset.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penguatan program “Kemdiktisaintek Berdampak”, yang menekankan pentingnya relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui inisiatif ini, aktivitas akademik tidak lagi berhenti di ruang kelas atau jurnal ilmiah, melainkan bertransformasi menjadi solusi nyata di lapangan.

Dorongan Presiden ini menandai perubahan paradigma penting: kampus bukan sekadar pusat pendidikan, tetapi garda depan inovasi daerah. Jika dijalankan konsisten, kolaborasi ini berpotensi mempercepat penyelesaian masalah klasik daerah sekaligus mendorong pembangunan yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan.

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega
Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas
Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!
Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas
Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi
OSN Polres Nias Selatan Gerebek Rumah di Lahusa, Empat Orang Diamankan dan Puluhan Paket Diduga Sabu Disita
Kejati Sumut, Aceh, dan Riau Gandeng TNI AL Perkuat Penegakan Hukum di Laut, Teken PKS di Belawan
Polres Nias Panggil Terlapor Dugaan Pencemaran Nama Baik Wartawan, D.H. Hadiri Klarifikasi di Unit IV Tipidter
Berita ini 21 kali dibaca
Tag :
Arahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perguruan tinggi harus bertransformasi menjadi mitra aktif dan strategis pemerintah daerah, bukan sekadar pusat teori. Melalui kolaborasi berbasis riset dan keahlian, kampus diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret atas persoalan daerah seperti lingkungan dan pengelolaan sampah. Jika dijalankan secara konsisten, sinergi ini akan mempercepat pembangunan yang lebih tepat sasaran, inovatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Dukung Pelestarian Warisan Leluhur, Warga Hibahkan Lahan 840 Meter Persegi untuk Pengembangan Situs Budaya Gowe Mado Zega

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Nias Selatan AKBP Alfian Tri Permadi Serukan Perang terhadap Narkoba dan Ajak Jemaat BKPN Bersatu Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Julius Giawa Tegaskan Wartawan Wajib Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalistik: Utamakan Fakta, Bukan Asumsi!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:07 WIB

Kapolres Nias Selatan Turun Langsung Lewat Jumat Keliling, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Jaga Kamtibmas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Cekcok Usai Futsal Berujung Tawuran di Teluk Dalam, 30 Pemuda dan 16 Motor Diamankan Polisi

Berita Terbaru