Gubernur Sumut Buka Karya Bakti TNI AD di Gunungsitoli, Tekankan Pemerataan hingga Wilayah Kepulauan

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli // mabestv.com Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menegaskan komitmennya mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah kepulauan. Hal ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Sumut, Bobby Afif Nasution, saat membuka Karya Bakti (Karbak) Skala Besar TNI AD Tahun 2026 di Lapangan Pelita, Gunungsitoli, Rabu (06/05/2026).

Pembukaan kegiatan yang berlangsung khidmat itu ditandai dengan pemukulan gong oleh gubernur sebagai simbol dimulainya rangkaian karya bakti di wilayah Kepulauan Nias. Momentum ini sekaligus menjadi sinyal kuat hadirnya negara melalui kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Bobby menegaskan bahwa program Karya Bakti bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret percepatan pembangunan di daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses, terutama wilayah terpencil dan kepulauan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah wujud nyata kehadiran negara. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat harus menghasilkan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi inisiatif Kodam I/Bukit Barisan yang menjadikan Kepulauan Nias sebagai prioritas pembangunan. Menurutnya, arah kebijakan ini sejalan dengan visi Sumatera Utara yang inklusif—tidak hanya bertumpu pada kawasan perkotaan, tetapi menyentuh desa-desa dan wilayah pinggiran.

Gubernur mengingatkan seluruh pihak agar pelaksanaan kegiatan mengedepankan tanggung jawab, keselamatan kerja, serta memperkuat semangat gotong royong sebagai fondasi utama pembangunan.

Baca Juga:  Tanah Dikuasai Lebih dari 20 Tahun Dihibahkan, Gerai Koperasi Desa Merah Putih Segera Dibangun di Nias Utara

Sementara itu, Koordinator Forum Kepala Daerah (FORKADA) se-Kepulauan Nias, Eliyunus Waruwu, menilai Karya Bakti TNI memiliki nilai strategis dalam menjawab tantangan pembangunan di kawasan tersebut.

“Kepulauan Nias memiliki potensi besar, namun masih menghadapi persoalan mendasar seperti aksesibilitas, infrastruktur, dan pelayanan publik. Program ini menjadi jawaban konkret atas kebutuhan itu,” ujarnya.

Ia menegaskan komitmen seluruh kepala daerah di Kepulauan Nias untuk terus bersinergi dengan TNI dan Pemprov Sumut dalam mempercepat pembangunan berbasis kolaborasi.

Rangkaian kegiatan Karya Bakti TNI AD Tahun 2026 di Gunungsitoli mencakup pembangunan jembatan beton dan jembatan armco di Desa Bawodesolo, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Binaka. Program ini diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala daerah se-Kepulauan Nias, pimpinan instansi vertikal, serta perwakilan BUMN dan BUMD.

Dengan dimulainya Karya Bakti ini, harapan besar disematkan: pembangunan tidak lagi timpang, dan Kepulauan Nias dapat bergerak lebih cepat menuju daerah yang maju, terhubung, dan sejahtera.

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: Pemko Gunungsitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina
Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.
Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga
Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik
Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan
Laporan Dugaan Pengolahan Kayu Ilegal di Toba Belum Diterima, Mariana br Sinurat Soroti SOP Polres Toba
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Barat Capai 51,5 Persen, Personel TNI Tetap Bergerak di Tengah Hujan dan Keterbatasan Alat
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Utara Capai 14,8 Persen, Terkendala Material dan Cuaca Ekstrem
Berita ini 20 kali dibaca
Karya Bakti TNI AD Tahun 2026 di Gunungsitoli menjadi langkah nyata percepatan pembangunan di wilayah Kepulauan Nias melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dibuka oleh Bobby Afif Nasution, program ini menegaskan komitmen pemerataan pembangunan hingga daerah terpencil, dengan fokus pada infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan. Dukungan penuh dari seluruh kepala daerah, termasuk Eliyunus Waruwu, memperkuat harapan bahwa kolaborasi berkelanjutan mampu mendorong Kepulauan Nias menjadi wilayah yang lebih maju, terhubung, dan berdaya saing.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:29 WIB

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:41 WIB

Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:44 WIB

Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan

Berita Terbaru