Praktisi ELDARA Apresiasi Polda Sumut Ungkap Kasus (AJZ), Soroti Kinerja Polres Nias

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Praktisi Elemen Muda Nias Utara (ELDARA), Yustianus Harefa, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara atas keberhasilan mengamankan dua terduga pelaku dalam kasus dugaan pembunuhan terhadap AJZ. Keberhasilan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menjawab tuntutan keadilan yang selama ini disuarakan masyarakat, khususnya warga Kabupaten Nias Utara.

Kasus kematian (AJZ) sebelumnya menjadi perhatian publik setelah korban, yang merupakan siswi SMK asal Kecamatan Alasa Talumuzoi, ditemukan meninggal dunia di wilayah Desa Hilinaa. Peristiwa tersebut memicu berbagai reaksi dan desakan dari masyarakat agar aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku serta memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan profesional.

Menurut Yustianus Harefa, keberhasilan tim Polda Sumut mengamankan dua terduga pelaku menunjukkan adanya keseriusan dan komitmen dalam mengungkap perkara yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Polda Sumatera Utara yang telah menunjukkan keseriusan dan profesionalisme dalam mengungkap kasus kematian Agnis Jance Zebua. Langkah cepat dan tegas ini menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang menginginkan keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujar Yustianus, Rabu (10/6/2026).

Meski memberikan apresiasi kepada Polda Sumut, Yustianus juga menyampaikan kritik terhadap kinerja Polres Nias yang dinilainya belum menunjukkan perkembangan signifikan dalam penanganan kasus tersebut sejak awal penyelidikan.

Menurutnya, lambannya perkembangan penanganan perkara telah memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait efektivitas proses penyidikan. Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan menurunnya kepercayaan publik hingga akhirnya Polda Sumut turun tangan secara langsung.

“Fakta bahwa Polda Sumut harus turun langsung hingga berhasil mengamankan terduga pelaku menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat. Mengapa sejak awal Polres Nias tidak mampu menunjukkan progres yang signifikan? Jika penanganan berjalan efektif sejak awal, tentu masyarakat tidak perlu menunggu begitu lama untuk mendapatkan titik terang,” tegasnya.

Baca Juga:  MUARA PANTUN DESAK NEGARA HADIR: Sengketa Lahan Belum Inkracht, Tekanan Terhadap Petani Terus Berlangsung

Lebih lanjut, Yustianus menilai kasus yang menimpa Agnis Jance Zebua menjadi ujian penting bagi profesionalisme aparat penegak hukum di wilayah Kepulauan Nias. Oleh karena itu, ia mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap proses penanganan perkara guna memastikan tidak terjadi kelalaian maupun kelemahan dalam tahapan penyidikan.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan mengamankan terduga pelaku harus diikuti dengan pengungkapan fakta hukum secara menyeluruh, termasuk motif, peran masing-masing pihak yang terlibat, serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai prinsip keadilan dan keterbukaan.

“Kami berharap keberhasilan pengungkapan ini tidak berhenti pada penangkapan semata, tetapi juga harus dibarengi dengan pengusutan secara tuntas terhadap motif, peran masing-masing pelaku, serta memastikan seluruh proses hukum berjalan transparan dan berkeadilan. Di sisi lain, institusi yang dinilai kurang maksimal dalam menangani perkara ini juga harus dievaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Yustianus menegaskan bahwa masyarakat Nias Utara akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut hingga memperoleh putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Menurutnya, pengawalan publik diperlukan untuk memastikan keadilan benar-benar terwujud bagi korban dan keluarga yang ditinggalkan.

Kasus Agnis Jance Zebua sendiri hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat luas. Keberhasilan pengungkapan yang dilakukan Polda Sumut diharapkan menjadi titik awal terungkapnya seluruh fakta yang melatarbelakangi peristiwa tragis tersebut, sekaligus menjawab harapan masyarakat akan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Penulis : Tim/red

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Praktisi Elemen Muda Nias Utara (ELDARA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KMPK dan Mahasiswa Siap Kepung Pemko dan DPRD Batam, Soroti Dugaan Pemborosan APBD, Jackpot hingga Gudang Limbah B3
Perdamaian BPD dan Kades Marao Usai Laporan ke Kejatisu Dipertanyakan, Dugaan Transaksi Uang Jadi Sorotan
Dulu Laporkan ke Kejatisu, Kini Berdamai: Ada Apa di Balik Kasus Dana Desa Marao?
Laporan Dicabut, Uang Dikembalikan, Tapi Kasus Masih Berjalan: Ada Apa dengan Penanganan Perkara di Polres Nias?
Drs. Nasman Manao Dorong Generasi Muda Nias Jadi Agen Perubahan dan Kawal Penegakan Hukum
Tim Kuasa Hukum Apresiasi Disnaker Sumut, Dinilai Responsif Menangani Perselisihan Hubungan Industrial
Kuasa Hukum Korban Adv. Fasa’aro Zalukhu, S.H. Apresiasi Polres Nias Selatan, Penanganan Perkara Dinilai Transparan dan Profesional
Juli E. Restu War: Pemerintah Harus Mendengar Suara Rakyat dan Segera Evaluasi Kebijakan yang Membebani Masyarakat
Berita ini 186 kali dibaca
Apresiasi terhadap keberhasilan Polda Sumut mengungkap kasus Agnis Jance Zebua mengemuka dari berbagai kalangan, termasuk ELDARA. Namun di balik keberhasilan tersebut, muncul pula dorongan agar dilakukan evaluasi terhadap penanganan awal perkara oleh Polres Nias. Masyarakat berharap proses hukum berjalan hingga tuntas dan mampu menghadirkan keadilan yang sesungguhnya bagi korban serta keluarganya.

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 06:44 WIB

KMPK dan Mahasiswa Siap Kepung Pemko dan DPRD Batam, Soroti Dugaan Pemborosan APBD, Jackpot hingga Gudang Limbah B3

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:13 WIB

Perdamaian BPD dan Kades Marao Usai Laporan ke Kejatisu Dipertanyakan, Dugaan Transaksi Uang Jadi Sorotan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:47 WIB

Dulu Laporkan ke Kejatisu, Kini Berdamai: Ada Apa di Balik Kasus Dana Desa Marao?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:35 WIB

Laporan Dicabut, Uang Dikembalikan, Tapi Kasus Masih Berjalan: Ada Apa dengan Penanganan Perkara di Polres Nias?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:15 WIB

Drs. Nasman Manao Dorong Generasi Muda Nias Jadi Agen Perubahan dan Kawal Penegakan Hukum

Berita Terbaru