Siswa SMPN 1 Kandis Panen Raya Padi dan Ikan di Halaman Sekolah, Bukti Pendidikan Berbasis Kemandirian

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siak – Riau // mabestv.com – SMP Negeri 1 Kandis kembali menunjukkan inovasi pendidikan berbasis lingkungan dengan menggelar panen raya padi dan ikan di halaman sekolah, Rabu (22/4/2026). Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sekolah tidak hanya fokus pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga membangun keterampilan nyata bagi para siswa.

Panen raya tersebut dilaksanakan di area kolam hidroponik berukuran 7 x 15 meter yang berada di halaman depan sekolah. Dari lokasi itu, siswa berhasil memanen padi sekaligus tiga jenis ikan air tawar, yakni ikan mas, nila, dan gurami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program ini dinilai sebagai langkah cerdas dalam memanfaatkan lahan sekolah menjadi sarana edukasi produktif. Selain menghasilkan panen yang bernilai ekonomi, kegiatan tersebut juga menanamkan rasa cinta terhadap tanah, air, dan lingkungan hidup kepada generasi muda.

Kepala SMPN 1 Kandis menjelaskan, kegiatan ini bertujuan melatih keterampilan siswa di bidang pertanian dan perikanan sejak dini. Menurutnya, pendidikan modern harus mampu menggabungkan teori dengan praktik langsung agar siswa memiliki bekal nyata menghadapi masa depan.

Baca Juga:  Ketimpangan Penegakan Hukum di Sumatera Utara Jadi Sorotan, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

“Melalui program ini, siswa belajar mandiri, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan. Hasil panen juga kami kelola bersama sebagai bagian dari praktik edukasi agribisnis sederhana,” ujarnya.

Menariknya, seluruh proses dilakukan dengan keterlibatan aktif para siswa, mulai dari penanaman padi, pemeliharaan kolam ikan, hingga masa panen. Hal ini menjadikan program tersebut sebagai laboratorium terbuka yang efektif untuk pembelajaran berbasis pengalaman.

Anjani, siswi kelas 9 SMPN 1 Kandis, mengaku bangga bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut. Ia menilai program sekolah ini sangat bermanfaat karena memberi pengalaman langsung dalam bidang pertanian dan perikanan.

“Kami jadi tahu cara menanam, merawat, sampai memanen. Hasilnya juga memuaskan dan membuat kami semakin semangat belajar,” ungkapnya.

Panen raya ini menjadi pesan kuat bahwa sekolah mampu mencetak generasi cerdas sekaligus produktif. SMPN 1 Kandis membuktikan, dari halaman sekolah pun masa depan bisa ditanam dan dipanen bersama.

Penulis : Mariana sari br. Sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina
Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.
Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga
Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik
Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan
Laporan Dugaan Pengolahan Kayu Ilegal di Toba Belum Diterima, Mariana br Sinurat Soroti SOP Polres Toba
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Barat Capai 51,5 Persen, Personel TNI Tetap Bergerak di Tengah Hujan dan Keterbatasan Alat
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Utara Capai 14,8 Persen, Terkendala Material dan Cuaca Ekstrem
Berita ini 28 kali dibaca
Panen raya padi dan ikan yang digelar SMPN 1 Kandis menjadi contoh nyata pendidikan kreatif yang memadukan teori dengan praktik lapangan. Program ini tidak hanya menghasilkan panen yang bermanfaat, tetapi juga membentuk karakter siswa agar mandiri, peduli lingkungan, serta memiliki keterampilan di bidang pertanian dan perikanan sejak dini. SMPN 1 Kandis membuktikan bahwa sekolah mampu menjadi pusat pembelajaran produktif dan inspiratif bagi generasi masa depan.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:29 WIB

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:41 WIB

Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:44 WIB

Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan

Berita Terbaru