Tapanuli Utara // mabestv.com – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXX, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat didampingi Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si., para Staf Ahli, serta para Asisten, melanjutkan agenda coffee morning bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh camat se-Kabupaten Tapanuli Utara.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Senin (27/04/2026), menjadi momentum penting untuk menyampaikan penegasan arah kebijakan, evaluasi kinerja, serta langkah percepatan pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa seluruh pimpinan OPD dan camat harus mampu bekerja secara adaptif mengikuti perkembangan situasi yang terus berubah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam situasi perekonomian sekarang, para pimpinan OPD dan para camat diharapkan harus bekerja adaptif terhadap situasi yang ada. Perlu adanya inovasi untuk sebuah perubahan. Memiliki kreativitas dalam bekerja,” tegas Bupati.
Bupati juga menyoroti pola kerja aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai masih terlalu fokus pada realisasi anggaran dan urusan administratif, namun belum sepenuhnya menyentuh aksi nyata yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, paradigma kerja birokrasi harus berubah dari sekadar rutinitas administrasi menjadi pelayanan nyata yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah pemanfaatan potensi lokal untuk memenuhi kebutuhan program MBG, dengan mendorong peningkatan produksi bahan pangan di daerah.
“Mari kita tingkatkan produksi lokal untuk memenuhi bahan-bahan yang dibutuhkan dapur, termasuk peningkatan produksi ikan dan pemenuhan kebutuhan sayur, sehingga perputaran uang sebesar Rp187 miliar itu ada di Tapanuli Utara,” ujar Bupati.
Selain sektor pangan, Bupati juga menekankan pentingnya optimalisasi sumber daya alam dan sumber daya manusia sebagai kekuatan utama daerah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Tak hanya itu, sejumlah isu strategis lain turut menjadi perhatian, di antaranya peningkatan pelayanan kesehatan, percepatan penurunan angka stunting, kebersihan lingkungan, hingga tata kelola persampahan yang lebih baik.
“Mari bekerja lebih inovatif, kreatif, dan adaptif,” pesan Bupati menutup arahannya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si. meminta seluruh pimpinan OPD agar meningkatkan etos kerja dan menjadikan tugas sebagai tantangan yang harus ditaklukkan.
“Jadikan pekerjaan sebagai challenge. Bekerja out of the box. Kita komit, cekatan, improvisasi, dan loyalitas,” tegas Sekda.
Coffee morning tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperkuat sinergi lintas perangkat daerah demi mewujudkan pemerintahan yang responsif, inovatif, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Penulis : Mariana sari br. Sinurat
Editor : Redaksi














