Prabowo Tancap Gas Hilirisasi Nasional, 13 Proyek Strategis Rp116 Triliun Resmi Dimulai

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilacap, Jawa Tengah // mabestv.com Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi nasional dengan meresmikan groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp116 triliun di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/04/2026).

Langkah besar ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa era ekspor bahan mentah mulai ditinggalkan. Pemerintah menargetkan Indonesia tidak lagi sekadar menjadi pemasok bahan baku dunia, melainkan negara industri yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hilirisasi adalah jalan utama menuju kemakmuran bangsa. Menurutnya, negara yang berani mengolah sumber daya alamnya sendiri akan memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri dan berdaya saing tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bangsa yang hanya menjual bahan mentah akan tertinggal. Kita harus berani mengolah sendiri kekayaan alam kita demi kesejahteraan rakyat,” tegas Presiden Prabowo.

13 Proyek Strategis Nasional Dimulai

Tahap kedua hilirisasi nasional ini mencakup proyek-proyek besar yang tersebar di berbagai daerah Indonesia, antara lain :

  1. Pembangunan fasilitas kilang gasoline di Dumai, Riau.
  2. Pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap, Jawa Tengah.
  3. Tangki operasional BBM di Palaran, Kalimantan Timur.
  4. Tangki operasional BBM di Biak, Papua.
  5. Tangki operasional BBM di Maumere, Nusa Tenggara Timur.
  6. Fasilitas produksi DME 1,4 juta ton per tahun di Tanjung Enim, Sumatera Selatan.
  7. Industri baja nirkarat berbasis nikel di Morowali, Sulawesi Tengah.
  8. Produksi slab baja karbon dari bijih besi lokal di Cilegon, Banten.
  9. Ekosistem dan fasilitas produksi Aspal Buton di Karawang, Jawa Barat.
  10. Hilirisasi tembaga dan emas di Gresik, Jawa Timur.
  11. Pengolahan sawit menjadi oleofood dan biodiesel di Sei Mangkei, Sumatera Utara.
  12. Pengolahan pala menjadi oleoresin di Maluku Tengah.
  13. Fasilitas terpadu kelapa menghasilkan MCT, coconut flour, dan activated carbon di Maluku Tengah.
Baca Juga:  Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Energi Nasional Aman di Tengah Gejolak Timur Tengah

Ribuan Lapangan Kerja dan Efek Domino Ekonomi

Proyek-proyek tersebut diperkirakan akan membuka ribuan lapangan kerja baru, meningkatkan investasi daerah, memperkuat industri nasional, hingga menekan ketergantungan impor produk turunan energi dan bahan baku.

Pengamat menilai langkah ini juga menjadi pesan tegas kepada dunia bahwa Indonesia tengah bergerak menuju negara industri maju berbasis sumber daya sendiri.

Sumber Berita: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina
Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.
Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga
Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik
Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan
Laporan Dugaan Pengolahan Kayu Ilegal di Toba Belum Diterima, Mariana br Sinurat Soroti SOP Polres Toba
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Barat Capai 51,5 Persen, Personel TNI Tetap Bergerak di Tengah Hujan dan Keterbatasan Alat
Pembangunan Jembatan Modular di Nias Utara Capai 14,8 Persen, Terkendala Material dan Cuaca Ekstrem
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :
Peresmian 13 proyek hilirisasi tahap II senilai Rp116 triliun menjadi tonggak penting pemerintahan Presiden Prabowo dalam mempercepat transformasi ekonomi nasional. Jika berjalan konsisten, hilirisasi bukan hanya menambah pendapatan negara, tetapi juga membawa Indonesia menuju kedaulatan industri dan kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:29 WIB

Diduga Etika Oknum ASN Dipertanyakan, Pemilik Bengkel di Gunungsitoli Merasa Dihina

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:41 WIB

Ketua Peradan Sumut Soroti Lambatnya Penanganan Kasus Pengeroyokan di Polres Asahan.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:44 WIB

Tokoh Pemuda Kepulauan Nias Desak Polsek Lolowau dan Polres Nias Selatan Segera Proses Laporan Warga

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:44 WIB

Laporan Warga Tak Kunjung Ditindak, Bungkamnya Polres Nias Selatan Tuai Sorotan Publik

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:44 WIB

Somel Kayu Milik Oknum Kades di Toba Disorot, Izin dan Pajak Dipertanyakan

Berita Terbaru