Gunungsitoli // mabeatv.com — Penguatan konektivitas transportasi dan percepatan penyelesaian berbagai persoalan strategis di Kepulauan Nias menjadi perhatian utama dalam rapat internal yang digelar Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama para kepala daerah se-Kepulauan Nias. (09/08/2026)
Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Desa Hilina’a, Kota Gunungsitoli, Sabtu (8/8/2026), dan dihadiri Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., Ketua Forum Koordinasi Kepala Daerah (Forkada) se-Kepulauan Nias yang juga Bupati Nias Barat Dr. Eliyunus Waruwu, S.Pt., M.Si., Bupati Nias Ya’atulo Gulo, S.E., S.H., M.Si., Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, S.Pd., M.IP., serta Bupati Nias Selatan Sökhiatulö Laia, bersama jajaran terkait.
Rapat tidak sekadar menjadi forum koordinasi rutin. Sejumlah persoalan yang selama ini berkaitan langsung dengan akses dan mobilitas masyarakat Kepulauan Nias dibahas secara serius, khususnya menyangkut konektivitas transportasi udara melalui Bandara Binaka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Konektivitas Udara Jadi Kunci
Salah satu agenda utama adalah koordinasi bersama Otoritas Bandara Binaka dalam rangka memperkuat konektivitas transportasi udara di Kepulauan Nias.
Persoalan konektivitas menjadi isu penting karena akses transportasi memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pariwisata, perdagangan, investasi, pendidikan, pelayanan pemerintahan, hingga mobilitas masyarakat dari dan menuju Kepulauan Nias.
Bagi daerah kepulauan, transportasi bukan sekadar fasilitas pendukung pembangunan. Konektivitas merupakan urat nadi yang menentukan cepat atau lambatnya roda perekonomian dan pelayanan publik bergerak.
Karena itu, koordinasi lintas pemerintahan dinilai penting agar persoalan transportasi udara tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan kebijakan yang terukur.
Kepala Daerah se-Kepulauan Nias Satukan Langkah
Selain membahas konektivitas udara, rapat juga mempertemukan para Bupati dan Wali Kota se-Kepulauan Nias untuk membahas berbagai persoalan serta kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan dan memperkuat komunikasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dengan pemerintah daerah di Kepulauan Nias.
Berbagai persoalan daerah membutuhkan penanganan yang tidak berjalan sendiri-sendiri. Infrastruktur, konektivitas, pelayanan publik, pengembangan ekonomi, hingga kebutuhan dasar masyarakat memerlukan sinergi lintas pemerintah agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar menjawab kondisi di lapangan.
Kepala daerah se-Kepulauan Nias diharapkan mampu membangun agenda bersama sehingga kepentingan pembangunan kepulauan tidak terfragmentasi berdasarkan batas administrasi masing-masing daerah.
Jangan Berhenti di Meja Rapat
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong percepatan pembangunan Kepulauan Nias.
Koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah kabupaten/kota diharapkan menghasilkan langkah nyata, bukan sekadar pertukaran gagasan di ruang rapat.
Masyarakat Kepulauan Nias membutuhkan konektivitas yang semakin baik, pelayanan publik yang semakin cepat, serta pembangunan yang mampu menjawab persoalan nyata di lapangan.
Pemerintah Kota Gunungsitoli sendiri terus mendorong kolaborasi lintas pemerintahan untuk memperkuat konektivitas, mempercepat penanganan persoalan strategis daerah, serta meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik.
Dengan komunikasi dan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah provinsi dan seluruh kepala daerah se-Kepulauan Nias, berbagai persoalan strategis diharapkan dapat ditangani secara lebih terpadu.
Kini tantangannya bukan sekadar bagaimana membangun kesepahaman, tetapi memastikan setiap hasil rapat diterjemahkan menjadi kebijakan, program, dan tindakan nyata yang benar-benar dirasakan masyarakat Kepulauan Nias.
Penulis : Avril Yunus Laoli
Editor : Redaksi














