Gus Ipul Tegaskan Integritas Pendamping Sosial PPPK, Dorong Kemandirian KPM

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 01:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com — Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan pentingnya integritas dan tanggung jawab bagi para pendamping sosial yang kini telah resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Penegasan tersebut disampaikan usai memimpin apel pembinaan pegawai Kementerian Sosial pada Kamis (26/03). Dalam arahannya, Gus Ipul meminta para pendamping sosial bekerja dengan penuh amanah, profesional, dan bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.

“Seluruh proses kerja pendamping sosial saat ini berada dalam pengawasan publik. Karena itu, target kinerja harus dipenuhi dengan baik dan tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan bahwa peran pendamping sosial tidak sebatas menyalurkan bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Lebih dari itu, pendamping dituntut memastikan bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan secara produktif guna mendorong peningkatan taraf ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Gus Ipul Tinjau STIP Marunda, Sekolah Rakyat Rintisan Siap Tampung 150 Siswa

Menurutnya, keberhasilan program bantuan sosial sangat ditentukan oleh kualitas pendampingan di lapangan. Pendamping diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang mendorong kemandirian KPM, sehingga tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

Dengan penguatan peran dan peningkatan status menjadi PPPK, Kemensos berharap para pendamping sosial dapat semakin profesional, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan program perlindungan sosial yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo–Putin Bahas Energi hingga Investasi, Pertemuan 5 Jam di Kremlin Perkuat Arah Strategis RI–Rusia
Kemensos–Kemenkop Satukan Langkah: Bansos Tak Lagi Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Menuju Kemandirian
Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum
Rapat Konsolidasi HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2030, Dorong Agenda Strategis Kepulauan Nias
Aroma Damai Kasus Kekerasan Anak, Kinerja Penyidik PPA Polda Sumut Dipertanyakan.
Laporan Mandek Hampir Setahun, Kinerja Polsek Lolowau Disorot Publik
Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan Hasil Penyelamatan Negara
Pemerintah Tegas Berantas Korupsi, Setor Rp. 31,3 Triliun ke Negara dan Jaga Stabilitas Nasional
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 03:55 WIB

Prabowo–Putin Bahas Energi hingga Investasi, Pertemuan 5 Jam di Kremlin Perkuat Arah Strategis RI–Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 03:17 WIB

Kemensos–Kemenkop Satukan Langkah: Bansos Tak Lagi Sekadar Bantuan, Tapi Jalan Menuju Kemandirian

Senin, 13 April 2026 - 14:25 WIB

Gugus Antisipasi Narkotika Nusantara Jabar Didorong Perkuat Sinergi dengan Gubernur dan Aparat Penegak Hukum

Senin, 13 April 2026 - 05:59 WIB

Rapat Konsolidasi HIMNI Tebo Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2030, Dorong Agenda Strategis Kepulauan Nias

Sabtu, 11 April 2026 - 08:01 WIB

Aroma Damai Kasus Kekerasan Anak, Kinerja Penyidik PPA Polda Sumut Dipertanyakan.

Berita Terbaru