Medan // mabestv.com — 04 mei 2026, Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Sumatera Utara menjadi cermin kedewasaan demokrasi yang kian matang. Di tengah potensi gesekan yang kerap membayangi aksi massa, peringatan tahun ini justru berlangsung aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.
Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen buruh, aparat keamanan, serta instansi terkait atas keberhasilan menjaga stabilitas selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026), Kapolda menegaskan bahwa kondusifnya situasi bukan semata hasil pengamanan aparat, melainkan buah dari kesadaran kolektif para buruh dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh buruh yang telah menjaga penyampaian aspirasi tetap damai, tertib, dan tidak anarkis, sehingga situasi kamtibmas di Sumatera Utara tetap aman,” tegasnya.
Ia juga menyoroti soliditas sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan sebagai faktor kunci di balik suksesnya pengamanan. Kolaborasi ini dinilai bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Menurutnya, keberhasilan ini mengirimkan pesan kuat bahwa ruang demokrasi di Sumatera Utara dapat berjalan sehat tanpa harus mengorbankan keamanan. Buruh sebagai bagian penting dari pembangunan dinilai mampu menunjukkan sikap kooperatif dan bertanggung jawab dalam menyuarakan tuntutan.
“Sinergi semua pihak menjadi kunci utama terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Ini adalah capaian bersama yang patut dipertahankan,” ujarnya.
Kapolda menegaskan komitmen kepolisian untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Ia memastikan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat akan tetap dijamin, selama dilakukan dalam koridor hukum dan ketertiban umum.
Berakhirnya rangkaian May Day 2026 dengan situasi yang terkendali menjadi indikator kuat bahwa stabilitas daerah dapat dijaga melalui kolaborasi dan kedewasaan bersama. Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, Sumatera Utara menunjukkan bahwa aspirasi dan keamanan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan, melainkan dapat berjalan beriringan.
Sumber Berita: Humas polda sumatera utara














