KSP Dukung Langkah KOWANI Angkat Peran Perempuan Indonesia ke Panggung Dunia

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta // mabestv.com Pemerintah terus mendorong penguatan peran perempuan Indonesia dalam pembangunan nasional maupun di tingkat internasional. Dukungan tersebut ditegaskan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, saat menerima audiensi Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) di Gedung Bina Graha, Jakarta, Senin (6/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus KOWANI, di antaranya pengusulan arsip sejarah gerakan perempuan Indonesia untuk masuk dalam program Memory of the World (MoW) UNESCO, peningkatan keterlibatan perempuan Indonesia dalam forum-forum internasional, serta penguatan pemberdayaan perempuan sebagai bagian penting dari pembangunan nasional.

Dalam audiensi itu, KOWANI menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan pengakuan terhadap sejarah perjuangan perempuan Indonesia sekaligus memperluas kontribusi perempuan dalam berbagai sektor strategis, baik di dalam negeri maupun di tingkat global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Staf Kepresidenan menyambut positif berbagai inisiatif tersebut. Menurutnya, organisasi perempuan yang memiliki jaringan luas dan kuat seperti KOWANI memiliki peran penting dalam mendukung percepatan program-program prioritas pemerintah.

Baca Juga:  Wali Kota Gunungsitoli Apresiasi Dedikasi Paskibraka, Beberkan Capaian Pembangunan di Momentum HUT ke-81 RI

“Kolaborasi pemerintah dengan organisasi yang memiliki jejaring luas seperti KOWANI sangat penting untuk mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah,” tegas Dudung.

Dukungan pemerintah terhadap pengusulan arsip sejarah gerakan perempuan Indonesia ke UNESCO dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan jejak perjuangan perempuan Indonesia mendapat pengakuan dunia. Selain menjadi bagian dari pelestarian sejarah bangsa, pengakuan tersebut juga akan memperkuat posisi Indonesia dalam diplomasi budaya dan kesetaraan gender di tingkat internasional.

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, pemberdayaan perempuan juga dipandang sebagai faktor kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Perempuan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga aktor utama yang mampu mendorong kemajuan di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, dan kepemimpinan.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Kepala Staf Kepresidenan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 14 kali dibaca
Audiensi antara KSP dan KOWANI menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat posisi perempuan Indonesia sebagai kekuatan pembangunan bangsa sekaligus memperluas kiprahnya di tingkat global. Melalui sinergi yang erat antara pemerintah dan organisasi perempuan, Indonesia diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak perempuan yang berdaya, berprestasi, dan berpengaruh di panggung dunia.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru