Lestarikan Budaya Nusantara, Kutai Timur Gelar Pesta Adat Wehea “Lom Plai” 2026

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutai Timur // mabestv.com – 25 April 2026, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Nusantara melalui penyelenggaraan Pesta Adat dan Budaya Wehea “Lom Plai” 2026 yang akan digelar pada Rabu, 22 April 2026, di Nehas Liah Bing.

Perhelatan budaya ini menjadi momentum penting dalam merawat identitas adat masyarakat Dayak Wehea yang telah diwariskan turun-temurun. Lom Plai merupakan tradisi sakral sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen, sekaligus bentuk penghormatan terhadap alam, leluhur, dan keseimbangan kehidupan yang menjadi dasar filosofi masyarakat adat.

Di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, keberadaan Lom Plai menjadi benteng budaya yang menegaskan bahwa adat istiadat bukan sekadar simbol masa lalu, melainkan kekuatan moral dan jati diri bangsa yang wajib dijaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Kutai Timur menegaskan bahwa pesta adat tersebut memiliki makna besar bagi daerah maupun bangsa secara luas.

“Pesta adat Lom Plai bukan sekadar perayaan, tetapi warisan budaya yang mencerminkan nilai kebersamaan, penghormatan terhadap alam, dan jati diri masyarakat Kutai Timur. Kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk datang dan menyaksikan langsung kekayaan budaya ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Istana Turun ke Rakyat: Seskab Teddy Sapa Warga di Monas, 100 Ribu Kupon Dibagikan

Selain ritual adat yang sarat makna spiritual, Lom Plai 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional, tarian khas daerah, atraksi budaya, hingga keterlibatan aktif masyarakat adat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kegiatan ini dinilai mampu menjadi penggerak sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Pemerintah daerah berharap ajang budaya ini semakin mengukuhkan Kutai Timur sebagai salah satu destinasi wisata budaya unggulan di Indonesia.

Melalui Lom Plai 2026, Kutai Timur mengirim pesan kuat kepada bangsa bahwa budaya leluhur adalah harta tak ternilai yang harus dirawat bersama. Saat banyak tradisi mulai tergerus zaman, masyarakat Wehea justru membuktikan bahwa adat tetap hidup, bermartabat, dan menjadi kebanggaan Nusantara.

Penulis : P. Haman

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Nias Terima Kunjungan Pimpinan Bank Sumut Gunungsitoli, Perkuat Sinergi dan Kemitraan Antarinstansi
Polres Nias Gandeng RRI Gunungsitoli Sosialisasikan Layanan Polisi 110, Masyarakat Diminta Tak Ragu Melapor
Polda Sumut Bongkar Dugaan Judi Online Berjaringan Kamboja di Medan, Lima Orang Ditangkap
Polres Nias Selatan Amankan Pria Berinisial T, 10 Paket Diduga Sabu Disita! Keterkaitan dengan Tiga DPO Didalami
Presiden Prabowo Bahas Rekomendasi DEN: Digitalisasi Bansos, MBG, Hilirisasi, hingga Antisipasi Krisis Pangan Jadi Sorotan
Kapolda Aceh Pimpin Sertijab Wakapolda, Brigjen Pol. Latif Usman Resmi Gantikan Ari Wahyu Widodo
HUT ke-75 Humas Polri, Polres Nias Selatan Gelar Donor Darah, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kemanusiaan
Kapolda Sumut Raih Achievement Person, Polda Sumut Sabet Predikat Informatif di KI Award 2026, Komitmen Transparansi Jadi Sorotan
Berita ini 49 kali dibaca
Pesta Adat Wehea Lom Plai 2026 di Kutai Timur menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya Nusantara terus dijaga di tengah perkembangan zaman. Tradisi sakral masyarakat Dayak Wehea bukan hanya seremoni tahunan, tetapi simbol rasa syukur, penghormatan terhadap alam, serta warisan leluhur yang bernilai tinggi. Melalui penyelenggaraan acara ini, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga identitas daerah, mendorong pariwisata, dan menggerakkan ekonomi masyarakat. Lom Plai 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya lokal sekaligus memperkenalkan kekayaan adat Indonesia ke tingkat nasional maupun internasional.

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Nias Terima Kunjungan Pimpinan Bank Sumut Gunungsitoli, Perkuat Sinergi dan Kemitraan Antarinstansi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Polres Nias Gandeng RRI Gunungsitoli Sosialisasikan Layanan Polisi 110, Masyarakat Diminta Tak Ragu Melapor

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Polda Sumut Bongkar Dugaan Judi Online Berjaringan Kamboja di Medan, Lima Orang Ditangkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Polres Nias Selatan Amankan Pria Berinisial T, 10 Paket Diduga Sabu Disita! Keterkaitan dengan Tiga DPO Didalami

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Presiden Prabowo Bahas Rekomendasi DEN: Digitalisasi Bansos, MBG, Hilirisasi, hingga Antisipasi Krisis Pangan Jadi Sorotan

Berita Terbaru