Hambalang // mabestv.com – 04 mei 2026, Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola keuangan negara yang bersih dan akuntabel. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama sejumlah pejabat strategis di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (3/5/2026).
Dalam agenda yang berlangsung sejak siang hingga malam itu, Presiden menerima Kepala PPATK Ivan Yustiavandana serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Pertemuan ini merupakan bagian dari agenda rutin bulanan yang difokuskan pada evaluasi transaksi keuangan dan penguatan pengawasan terhadap aliran dana negara.
Diskusi berlangsung intens dengan penekanan pada pentingnya deteksi dini terhadap potensi penyimpangan, sekaligus memastikan setiap transaksi keuangan negara berada dalam koridor hukum yang jelas dan transparan. Presiden menilai, peran PPATK menjadi kunci dalam menjaga integritas sistem keuangan nasional, terutama dalam mencegah praktik pencucian uang dan korupsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Setiap rupiah yang berasal dari uang rakyat harus dipastikan digunakan secara tepat sasaran,” tegas Presiden dalam pertemuan tersebut. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan anggaran tidak hanya harus akuntabel, tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Presiden menggarisbawahi pentingnya eksekusi program yang tepat waktu. Menurutnya, keterlambatan dalam realisasi anggaran tidak hanya menghambat pembangunan, tetapi juga membuka celah bagi potensi penyalahgunaan.
Langkah penguatan pengawasan ini dinilai sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih, efektif, dan bebas dari praktik korupsi. Dengan sinergi antara lembaga pengawas dan eksekutif, pemerintah berharap kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara dapat terus meningkat.
Sumber Berita: Setkab RI














