Tinjau Banjir Aek Haidupan Siwalompu, Pemkab Taput Pacu Percepatan Normalisasi Sungai

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taput // mabestv.com Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bergerak cepat merespons meluapnya Aek Haidupan yang merendam permukiman warga di Desa Hutauruk Siwalompu dan Desa Siraja Oloan, Kecamatan Tarutung, Sabtu (18/04/2026). Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng, turun langsung ke lokasi banjir untuk memastikan penanganan berjalan maksimal.

Tingginya curah hujan pada Sabtu sore menyebabkan debit air sungai meningkat drastis hingga meluap ke kawasan permukiman. Sejumlah rumah warga terdampak genangan air, sementara masyarakat diminta tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan.

Dalam peninjauan tersebut, Wakil Bupati didampingi sejumlah instansi teknis serta Camat Tarutung. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen hadir di tengah masyarakat saat musibah terjadi dan akan mempercepat langkah penanganan agar kondisi segera pulih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah akan terus mendampingi warga terdampak dan mengupayakan percepatan penanganan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Kami berharap warga tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan ini,” ujar Wakil Bupati.

Baca Juga:  Relawan Prabowo Desak Kapolri Evaluasi Kapolres dan Kasat Reskrim Polres Lingga Terkait Dugaan Illegal Logging dan Penanganan Kasus Desa Resang

Selain itu, ia juga menginstruksikan instansi teknis, camat, dan pemerintah desa agar terus memantau kondisi lapangan serta membantu kebutuhan warga terdampak banjir.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PU-TR dan Perhubungan Tapanuli Utara, Dalam Simanjuntak, menjelaskan bahwa normalisasi Sungai Aek Haidupan telah masuk dalam R3P (Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana) yang disusun bersama Balai Wilayah Sungai Sumatera II (BWSS II).

“BWSS telah melakukan normalisasi pada Maret lalu sebelum Lebaran. Penanganan persoalan ini harus dilakukan bertahap. Sebagian tanggul Aek Haidupan juga akan ditangani Dinas SDA Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2026 ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, penanganan menyeluruh terhadap aliran Sungai Aek Haidupan akan terus dikoordinasikan dengan BWSS II dan pihak terkait guna meminimalisir ancaman banjir di masa mendatang.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah Tarutung, serta segera melapor apabila terjadi peningkatan debit air sungai.

Penulis : Mariana sari br. Sinurat

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara
Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan
F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan
Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.
Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”
1.000 Lilin untuk Winda Lorenza Gowasa, Keluarga Desak Kebenaran dan Keadilan Tak Boleh Terhenti
Diduga Kebal Hukum, Toko Berkedok Warung di KB 200 Kalideres Disorot: Obat Keras Diduga Dijual Bebas Tanpa Resep
Misteri Kematian Winda Lorenza Gowasa Mengemuka, Keluarga Desak Polda Sumut Buka Fakta dan Autopsi Ulang
Berita ini 28 kali dibaca
Banjir yang kembali melanda kawasan Aek Haidupan menjadi alarm serius perlunya percepatan normalisasi sungai dan penguatan tanggul. Kehadiran langsung Wakil Bupati menunjukkan keseriusan Pemkab Taput, namun masyarakat berharap langkah nyata segera terealisasi agar ancaman banjir tahunan tidak terus berulang.

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 05:56 WIB

Kasat Reskrim Polres Nias Benarkan 2 Tersangka, Dugaan Penggelapan dalam Jabatan Dijerat Pasal 488, Ancam 5 Tahun Penjara

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Kejati Sumut Terima Laporan Dugaan Korupsi Revitalisasi SDN Muara Ampolu II, P2SP Mengaku Tak Dilibatkan hingga Polemik Dugaan Intimidasi Wartawan

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:30 WIB

F.SPTI-K.SPSI Sumut Desak Kejati Evaluasi Kajari Karo dan Penuntut Umum dalam Perkara Rio Tarigan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:27 WIB

Pemko Gunungsitoli Dapatkan Anggaran Sebesar 8,6 Miliar Dari BKP Sumut Untuk Pembangunan Irigasi di Desa Afia dan Sekitarnya.

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Aksi Lilin di Lapangan Merdeka, Keluarga Winda Lorenza Gowasa Desak Kematian Diungkap Transparan: “Negara Harus Hadir!”

Berita Terbaru