Toba // mabestv.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Porsea, Polres Toba, bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana pencurian ternak yang terjadi di Desa Siantar Ambar Halim, Kecamatan Pintu Pohan Maranti, Kabupaten Toba, Senin (20/04/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Porsea IPTU Rollys Marpaung bersama personel langsung turun ke lokasi usai menerima informasi dari Camat Pintu Pohan Maranti mengenai adanya tiga orang yang telah diamankan warga karena diduga terlibat dalam pencurian sapi dan lembu milik masyarakat setempat.
Kapolres Toba AKBP V.J. Parapaga, S.I.K melalui Plt. Kasi Humas Ipda Khairudin menjelaskan, berdasarkan keterangan di lapangan, warga mengaku telah beberapa kali kehilangan ternak dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketiga terduga pelaku diamankan warga sebelum kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Ipda Khairudin.
Adapun identitas ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial T.S (47), warga Rantau, Labuhanbatu Selatan; M.F (16), warga Rantauprapat, Labuhanbatu Utara; serta S.S (54), warga Siantar Karang Sari.
Selanjutnya, personel Polsek Porsea membawa ketiga terduga pelaku ke Rumah Sakit Umum Porsea guna mendapatkan perawatan medis, setelah ditemukan luka lebam pada bagian wajah dan kepala.
Dalam pengamanan tersebut, petugas juga turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Suzuki Carry, lima unit telepon genggam Android berbagai merek, serta dua dompet yang berisi uang tunai.
Saat ini, ketiga terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Porsea guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap menyerahkan setiap penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang justru dapat menimbulkan persoalan hukum baru.
Kasus ini masih dalam pendalaman aparat kepolisian untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain serta rangkaian aksi pencurian ternak yang meresahkan warga setempat.
Penulis : Mariana sari br. Sinurat
Editor : Redaksi














