Genjot PAD, Wali Kota Gunungsitoli Kumpulkan OPD: Regulasi Retribusi dan Aset Daerah Jadi Sorotan

- Penulis

Sabtu, 4 April 2026 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunungsitoli // mabestv.com Pemerintah Kota Gunungsitoli mulai mengencangkan langkah dalam memburu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., turun langsung memimpin pertemuan strategis bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Rapat Center Kantor Wali Kota, Kamis (02/04/2026).

Didampingi Sekretaris Daerah Andhika P. Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE, pertemuan ini dihadiri sejumlah pejabat kunci lintas sektor, mulai dari Asisten Pemerintahan dan Kesra hingga kepala dinas teknis seperti Perdagangan, Lingkungan Hidup, Perhubungan, Pertanian, Bapperida, hingga Badan Pendapatan Daerah dan UPTD Pelabuhan Penyeberangan.

Agenda rapat tak sekadar formalitas. Sejumlah isu krusial dibedah tajam, mulai dari rencana revisi Peraturan Wali Kota Nomor 24 Tahun 2024 tentang petunjuk teknis pemungutan retribusi daerah, strategi optimalisasi PAD berbasis pemanfaatan aset, hingga langkah pengendalian untuk memastikan target pendapatan tidak meleset.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Sowa’a Laoli dalam arahannya menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Ia meminta seluruh OPD berhenti bekerja secara sektoral dan mulai membangun sinergi nyata dalam menggali potensi pendapatan yang selama ini belum tergarap maksimal.

Baca Juga:  Jangan Tunggu Ada Korban, Martianus Laoli Desak PLN UP3 Nias Segera Perbaiki Jaringan Listrik Rusak

“Setiap perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama. Potensi PAD kita masih besar, tetapi membutuhkan kerja serius, terukur, dan transparan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa optimalisasi PAD harus berjalan beriringan dengan prinsip akuntabilitas, agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari. Transparansi, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Lebih jauh, Sowa’a menekankan bahwa keberhasilan meningkatkan PAD akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan PAD yang kuat, ketergantungan terhadap dana transfer pusat dapat ditekan, sekaligus membuka ruang fiskal yang lebih luas bagi program prioritas daerah.

Pertemuan ini menjadi sinyal tegas bahwa Pemko Gunungsitoli tengah serius membenahi sektor pendapatan. Harapannya, hasil dari rapat ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan dalam langkah konkret yang mampu mendongkrak PAD secara berkelanjutan dan terukur.

Penulis : Arvil laoli

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Pemko Gunungsitoli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mabestv.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC Pelita Prabu Gunungsitoli Laporkan Dugaan Kejanggalan Sejumlah Program Dana Desa Hilinaa
Kasus Pencabulan Anak di Sukabumi Memanas, Kuasa Hukum Terdakwa R Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan Keluarga Korban.
Jangan Tunggu Ada Korban, Martianus Laoli Desak PLN UP3 Nias Segera Perbaiki Jaringan Listrik Rusak
Dugaan Kesalahpahaman Pembangunan Gereja BNKP Teladan Medan, Kuasa Hukum: Semua Pihak Harus Kedepankan Kebenaran
Desakan Copot Kapolres Nias Menguat, Tiga Kasus Kriminal Dinilai Belum Terungkap
Presiden Terima 10 Buku Rekomendasi, Reformasi Polri Ditargetkan Tuntas hingga 2029
mabestv.com Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kapolri, Tegaskan Dukungan pada Polri Presisi
Residivis Jambret Ditembak, Polsek Medan Tembung Ungkap Aksi Brutal di Siang Bolong.
Berita ini 31 kali dibaca
Pertemuan yang dipimpin Wali Kota Gunungsitoli menjadi langkah tegas dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara lebih optimal dan terarah. Melalui sinergi lintas OPD, pembenahan regulasi retribusi, serta pemanfaatan aset daerah, Pemko Gunungsitoli menunjukkan komitmen serius memperkuat kemandirian fiskal. Upaya ini diharapkan tidak hanya meningkatkan capaian PAD, tetapi juga mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:05 WIB

DPC Pelita Prabu Gunungsitoli Laporkan Dugaan Kejanggalan Sejumlah Program Dana Desa Hilinaa

Kamis, 4 Juni 2026 - 05:28 WIB

Kasus Pencabulan Anak di Sukabumi Memanas, Kuasa Hukum Terdakwa R Soroti Dugaan Kelalaian Pengawasan Keluarga Korban.

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:35 WIB

Jangan Tunggu Ada Korban, Martianus Laoli Desak PLN UP3 Nias Segera Perbaiki Jaringan Listrik Rusak

Kamis, 28 Mei 2026 - 05:08 WIB

Dugaan Kesalahpahaman Pembangunan Gereja BNKP Teladan Medan, Kuasa Hukum: Semua Pihak Harus Kedepankan Kebenaran

Senin, 25 Mei 2026 - 12:05 WIB

Desakan Copot Kapolres Nias Menguat, Tiga Kasus Kriminal Dinilai Belum Terungkap

Berita Terbaru